Tiga Kementerian Dukung Pemenuhan Air Bersih Kota Semarang, Walikota: Terima Kasih

Desember 13, 2018
Belum ada gambar
SEMARANG, RAKYATJATENG – Upaya dan komitmen Pemerintah Kota Semarang di bawah kepemimpinan Walikota Semarang Hendrar Prihadi untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga masyarakat mendapat dukungan dari tiga Kementerian.
Ketiga kementerian tersebut adalah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Dukungan yang diberikan tersebut terlihat kala Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri PUPR Mochamad Basoeki Hadimoeljono dan Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo yang mewakili Mendagri Tjahjo Kumolo hadir dalam launching project Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Sarana Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat, Rabu (12/12).
Adapun dalam kegiatan yang diselenggarakan di Kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang itu sendiri, diungkapan jika salah satu dasar pembangunan SPAM Semarang Barat pada saat ini masih adanya sekitar 40 persen warga Kota Semarang yang belum terpenuhi akses air bersih secara maksimal.
Di sisi lain, project SPAM Semarang Barat dianggap penting karena kebutuhan air masyarakat Kota Semarang per detik yang semula 450 liter per detik telah meningkat menjadi sekitar 1.000 liter per detik.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani dalam sambutannya mengungkapkan bahwa proyek ini telah melalui proses yang panjang dan banyak pihak yang terlibat dalam minimum service delivery kepada masyarakat Kota Semarang, khususnya terkait penyediaan air bersih ini.
Melalui anggaran tersebut, instalasi infrastruktur dibangun oleh Kementerian PUPR dengan anggaran 100 miliar, porsi swasta sebesar 417 miliar yang dilakukan oleh PT SMI untuk persiapan project dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) untuk pengamanan dan dana dukungan tunai atau Viability Gap Fund oleh Kementerian Keuangan.
“Tugas pemerintah adalah melayani masyarakat dan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harusnya tersedia makanya ini tidak boleh ditunda. Jika sudah terpenuhi harapannya dapat mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Apa yang dilakukan ini agar dapat mensukseskan tahap I atau financial close untuk bisa menghasilkan air bersih di Semarang Barat. Harapannya 100 persen masyarakat Semarang bisa menikmati air bersih yang dialirkan oleh PDAM Tirta Moedal dengan harga yang terjangkau.
“Harapanya setelah financial closing yang kemudian disusul konstruksi air bisa mengucur dapat diselesaikan dengan waktu yang singkat. Saya akan terus memonitor,” katanya.
Pihaknya senang dari proses pelelangan tersebut, ada 40 perusahaan yang mengikuti lelang yang mana setengahnya dari luar. Sehingga ia berkesimpulan bahwa air bersih adalah proyek yang menarik karena terbukti pemain dunia banyak yang ingin masuk ke Indonesia. Jika bisa mengembangkan project designnya secara kredibel, pihaknya yakin bisa menarik investor berkualitas terbaik tingkat dunia.
“Tiga yang terbaik, range yang ditawarkan jika kompetisi dilakukan dengan baik harga semula dari 670 M hingga akhirnya yang terendah adalah 417,3M dengan 0 VGF plus diskon 36 persen. Jika biaya produksi rendah, air yang dihasilkan bisa dijual dengan harga rendah agar masyarakat bisa menjangkau. Ini merupakan sebuah win win solution,” tambahnya.
Sementara Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menyebutkan bahwa kerja sama ini merupakan sinergi antara Pemerintah pusat dan badan usaha dalam memenuhi kebutuhan air bersih di Kota Semarang. Ke depan pihaknya akan mengimplementasikan program ini di Lampung, Riau, dan wilayah lain.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Semarang khususnya PDAM Tirta Moedal, Kementrian Keuangan, Kementrian Dalam Negeri yang telah berkolaborasi dalam rangka mengimplementasikan inovasi keuangan untuk kemajuan infrastruktur sehingga kita bisa membuktikan bahwa kita layak untuk berinvestasi di bidang infrastruktur terutama air bersih,” tuturnya.
Terpisah, Walikota Semarang Hendrar Prihadi menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan Pemerintah Pusat kepada Kota Semarang.
“SPAM Semarang Barat merupakan salah satu project yang sangat diharapkan dapat terealisasi di Kota Semarang. Sehingga tentu saja saya sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan kepada Kota Semarang untuk dapat merealisasikan project ini,” ujarnya.
“Kami optimis project ini dapat mendukung terwujudnya kondisi 100 persen akses air bersih di Kota Semarang,” yakin Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut. (sen)

Komentar

VIDEO TERKINI