TNI AD Rombak Tujuh Jabatan Strategis, Mayjen TNI Besar Harto Karyawan Jadi Pangkostrad

Desember 11, 2018
Belum ada gambar

JAKARTA, RAKYATJATENG – TNI Angkatan Darat (AD) merombak tujuh jabatan strategis di lingkungan internalnya. Upacara serah terima jabatan (Sertijab) dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa, di Aula Jenderal Besar A.H Nasution, Mabesad, Jakarta, Senin (10/12).Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Candra Wijaya menjelaskan, bahwa tujuh jabatan yang diserahterimakan adalah penyerahan jabatan Panglima Komando Cadangan Strategis (Pangkostrad) dari Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa kepada Mayjen TNI Besar Harto Karyawan yang sebelumnya menjabat sebagai Pangdam III/Siliwangi. Kemudian penyerahan jabatan Asrena Kasad dari Mayjen TNI Dominicus Agus Riyanto yang menempati jabatan baru sebagai Irjenad kepada Kasad, karena belum ada pejabat pengganti.Selanjutnya, serahterima jabatan Inspektur Jenderal Angkatan Darat (Irjenad) dari Mayjen TNI Johny Lumban Tobing kepada Mayjen TNI Dominicus Agus Riyanto, Pangdam III/Siliwangi dari Mayjen TNI Besar Harto Karyawan kepada Mayjen TNI Tri Soewandono.”Selain itu, juga diserahterimakan jabatan Pangdam IV/Diponegoro dari Mayjen TNI Wuryanto kepada Mayjen TNI Mochamad Effendi, Komandan Pusat Intelijen Angkatan Darat (Danpusintelad) dari Brigjen TNI Djaka Budhi Utama kepada Brigjen TNI Sonny Aprianto, Direktur Perbekalan dan Angkutan Angkatan Darat (Dirbekangad) dari Brigjen TNI Taat Agus Budianto kepada Kolonel Cba Helly Guntoro serta Kepala Dinas Psikologi Angkatan Darat (Kadispsiad) dari Brigjen TNI Arief Budiarto kepada Kolonel Cku Eri Radityawara Hidayat,” ujar Kadispenad.Dijelaskan, bahwa kegiatan Sertijab yang rutin dilakukan di lingkungan organisasi TNI AD merupakan sebuah proses alamiah regenerasi kepemimpinan dalam rangka menjaga kualitas kinerja dan produktivitas organisasi.Dihadapkan pada tantangan dan tuntutan tugas yang semakin kompleks serta dinamis saat ini dan di masa mendatang, sambung Kadispenad, maka TNI AD harus mampu mengantisipasi perkembangan yang terkait tuntutan tugas dan profesionalisme TNI AD.

Komentar

VIDEO TERKINI