Belanja di Pandanaran Art Festival 2018 Gunakan Pembayaran Nontunai

November 19, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Pada gelaran Pandanaran Art Festival 2018 yang dimulai Jumat sampai Minggu, 16-18 November di Halaman Balaikota, Go-Pay uang elektronik terdepan bagian dari ekosistem Go-Jek memperkenalkan layanan pembayaran non-tunai di tempat menggunakan platform Go-Pay (offline acceptance).Dengan menggunakan metode ini, masyarakat Semarang bisa melakukan pembayaran elektronik di puluhan UMKM pada saat gelaran festival. Ini sejalan dengan misi Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang untuk memberdayakan UMKM melalui kemudahan pembayaran non-tunai.Apresiasi pun diutarakan oleh Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dalam sambutannya pada malam puncak Pandanaran Art Festival 2018, Sabtu (17/11) malam.Dikatakan, sebagai masyarakat dan juga Pemerintah Kota Semarang mengucapkan terima kasih kepada Go-Pay atas kerja sama dan sinergitas yang terjalin dengan baik dalam Pandanaran Art Festival kali ini.”Mudah-mudahan dengan kerja sama ini dapat kita kembangkan lagi ke sektor-sektor yang lain. Tentunya komitmen ini sejalan dengan misi Pemerintah Kota Semarang untuk terus memberdayakan UMKM Kota Semarang melalui kemudahan pembayaran non-tunai,” katanya.Pada momentum pelaksanaan Pandanaran Art Festival 2018 ini, Go-Pay menggandeng 40 UMKM di Kota Semarang. Masyarakat pengguna Go-Pay yang ingin bertransaksi dengan para pelaku UMKM tersebut cukup membuka aplikasi Go-Jek.Para pengguna dapat memilih menu “Bayar” dalam aplikasi Go-Jek dan melalukan scan kode QR yang tersedia pada loket pembayaran, lalu memasukkan jumlah yang ingin dibayarkan dan melakukan konfirmasi pembayaran.Sementara itu Head of Ecosystem Expansion Go-Pay, Edwin Ariono mengatakan bahwa Go-Pay berbagi misi yang sama dengan pemerintah dalam mendorong gerakan nasional non-tunai.“Salah satu komitmen kami sebagai perusahaan teknologi adalah mempermudah akses layanan keuangan bagi jutaan keluarga di Indonesia terutama masyarakat yang memiliki akses terbatas terhadap layanan keuangan formal. Dengan menghadirkan pembayaran non-tunai terutama yang terkait aktivitas sehari-hari merupakan langkah pertama untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan jasa keuangan,” ujarnya.

Komentar

VIDEO TERKINI