Pedagang di TIK Semarang Siap Jadi PKL Jaman Now

November 13, 2018

SEMARANG, RAKYATJATENG – Melengkapi fasilitas di Taman Indonesia Kaya (TIK), Walikota Semarang Hendrar Prihadi meresmikan 67 shelter PKL yang telah direnovasi, Senin (12/11).Seperti halnya pembangunan Taman Indonesia Kaya yang tidak dibayai oleh anggaran pemerintah, shelter yang berlokasi di Jalan Pandanaran II dibangun dengan nilai total 799,842 juta rupiah tersebut juga merupakan hasil dari project pembangunan non pemerintah.Kali ini Bank Jateng menjadi pihak yang berpartisipasi, sebagaimana disampaikan Direktur Bisnis Korporasi dan Komersil, Pujiono.Kepada Bank Jateng, Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut menyampaikan apresiasi atas partisipasi yang dilakukan dalam percepatan pembangunan di Kota Semarang.Dirinya berharap kerja sama yang telah terjalin baik selama ini dapat terus dilanjutkan untuk mengembangkan Kota Semarang menjadi semakin hebat.Shelter PKL di sekitar Taman Indonesia Kaya juga diharapkannya dapat menjadi tujuan wisata kuliner bagi wisatawan di Kota Semarang, sebagaimana sebelumnya Taman Indonesia Kaya yang dulu dikenal dengan Taman KB identik dengan kuliner jagung bakar dan tahu gimbal khas Semarang.Dibangun dengan desain simple dan artistik, Walikota Hendi berpesan agar shelter PKL itu dapat dirawat dan dijaga sebaik mungkin.Kepada para pedagang, pihaknya juga meminta untuk tidak memasang harga yang terlalu mahal di tempat yang sudah dipercantik tersebut.Selain itu dia juga berpesan pada para penjual untuk dapat menggunakan piring rotan serta daun pisang untuk mengurangi produksi sampah di Kota Semarang.“Pembangunan shelter PKL ini telah melalui proses dan waktu yang tidak singkat, oleh karenanya harus sangat disyukuri, dijaga dan dirawat dengan baik. Jika ada kekurangan atau masukan terkait shelter, silakan datang ke rumah saya dan kita akan diskusi untuk mencari solusinya,” kata Walikota Hendi.

Komentar