Pengurusan Dokumen Kependudukan Bebas Pengantar Desa dan Kecamatan

November 12, 2018
Belum ada gambar

KENDAL, RAKYATJATENG – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Kendal menggelar Sosialisasi Pembinaan Petugas Registrasi Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Kendal 2018.Hal tersebut untuk mensosialisasikan upgrade terbaru pengelolaan dokumen kependudukan bebas pengantar Desa dan tanpa pungutan biaya alias gratis sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2018.Acara Pembinaan Petugas Registrasi Desa dan Kelurahan 2018 yang diselenggarakan di Aula Kecamatan Brangsong, Senin (12/11) diikuti Kepala Urusan (Kaur) Kepemerintahan dan Sekretaris Desa (Sekdes) dari 6 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kendal, diantarannya Kecamatan Kaliwungu, Kaliwungu Selatan, Brangsong, Patebon, Kendal dan Ngampel.Kepala Bidang Pengelolaan Administrasi Kependudukan Dispendukcapil Kabaputen Kendal, Cipto Utomo menyampaikan bahwa acara pembinaan petugas registrasi ini salah satu tujuannya adalah guna menyelaraskan informasi dari petugas registrasi ke masyarakat.”Acara ini memang biasa kami gelar untuk pembinaan dan menyelaraskan informasi ke masyarakat bahwa untuk pengurusan dokumen kependudukan itu gratis,” ucapnya.Cipto menambahkan, dalam acara pembinaan juga disosialisasikan tentang keppres bahwa pengurusan dokumen kependudukan bebas pengantar Desa dan Kecamatan.”Dengan adanya sebuah aplikasi memang bisa memangkas kebutuhan surat pengantar dan mengurangi biro-biro atau calo yang biasa berkeliaran di tempat kami,” imbuhnya.Sementara itu Kaur Pemerintahan Desa Sidomakmur, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Tri Listiyani yang nenjadi salah satu peserta sosialisasi tersebut menyampaikan bahwa materi pembinaan sangat penting guna mengetahui upgrade terbaru tentang pengurusan dokumen kependudukan.”Ya tadi upgrade terbarunya sudah dijelaskan bahwa untuk pengurusan dokumen kependudukan seperti misalnya pergantian status dari belum kawin menjadi kawin, memang tidak memerlukan surat pengantar dari desa, bisa langsung ke Dispendukcapil,” katanya.Sementara untuk penambahan dokumen kependudukan karena melahirkan dan pengurangan dokumen karena ada yang meninggal perlu menggunakan surat pengantar.“Untuk yang melahirkan memang perlu memakai surat pengantar, karena bayi kan belum punya NIK,” pungkasnya. (sen)

Komentar

VIDEO TERKINI