Serahkan 25 Motor Dinas untuk Babinsa, Ini Pesan Dandim Semarang

November 5, 2018

SEMARANG, RAKYATJATENG – Komandan Kodim 0733 BS/Semarang Kolonel Inf M Taufiq Zega, menyerahkan 25 unit sepeda motor dinas untuk mendutung operasional tugas Babinsa di wilayah Kota Semarang. Penyerahan dilakukan usai mengambil apel prajuritnya, Senin (5/11/2018).Sepeda motor baru merek Honda Verza yang diserahkan lengkap dengan plat nomor Angkatan Darat juga dilengkapi helm hijau full face.Dandim berharap dengan penyerahan sepeda motor baru tersebut akan mendukung tugas-tugas Babinsa di kewilayahan.”Saya mohon maaf apabila masih ada anggota Babinsa yang menggunakan motor lama dan kondisinya kurang baik untuk operasional di lapangan, harap sabar sebentar. Komando atas pasti akan memikirkannya ke depan. Untuk kali ini biarkan kawan-kawanmu mendapatkan dulu karena memang prioritas. Saya yakin pada gilirannya akan ada pembagian dari komando atas,” ungkap Kolonel Inf M Taufiq Zega.Dandim juga mengingatkan bahwa memasuki tahun politik agar para prajurit menjaga netralitas TNI.”Netralitas adalah sikap TNI. Dengan netralitas ini maka TNI tidak berpihak ke mana-mana. TNI menjadi alat perekat bangsa. Kita harus menjadi alat pemersatu dalam penanggulangan perpecahan.Oleh karena itu saya tekankan, prajurit Kodim 0733 BS/Semarang ini harus memiliki kepekaan terhadap perkembangan situasi. Terhadap hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan atau kedaulatan NKRI, maka kita harus cepat bertindak.”Bantu dan bantu rakyat bila mereka mendapati kesulitan”, tegas Dandim 0733 BS Semarang.Penyerahan sepeda motor baru kepada Babinsa disaksikan Kasdim Letkol Inf Rafiudin Hanafi, Pasi Logistik Dim 0733 BS/Semarang Mayor Inf Sunardi dan pasi Intel Mayor Inf Ragil Surono serta para Danramil.Kolonel Inf M Taufiq Zega yang sebentar lagi akan melepas jabatan sebagai Dandim dan menempati jabatan baru sebagai Asisten Perencanaan di Kodam Merdeka Manado juga mengungkapkan bahwa Kodim 0733 BS/Semarang tengah melaksanakan TMMD Sengkuyung Tahap III di wilayah Plamongan Sari.

Komentar