Hendi: Sebelum Periode Saya Selesai 2021, Semarang 0 Persen Rawan Banjir

Oktober 25, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Seorang guru besar Teknik Sipil Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Dr Ir Suripin M.Eng pada tahun 2006 pernah menyatakan bahwa Kota Semarang memiliki tantangan besar dalam menangani permasalah rob dan banjir.Pasalnya dengan terjadinya penurunan muka tanah yang cukup signifikan di beberapa wilayah, Kota Semarang terus menjadi langganan banjir dan rob.Bahkan ditegaskan juga jika penanganan banjir tidak dilakukan secara sistimatis, maka diperkirakan pada tahun 2019 Semarang bagian bawah akan tenggelam.Prediksi tersebut kemudian menjadi pertanyaan besar yang dirasa harus dijawab oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi pada periode kepemimpinannya.Apalagi dengan ditetapkannya Kota Semarang sebagai Kota Tangguh Dunia pada tahun 2016 oleh Rockefeller Foundation, membebaskan Semarang dari persoalan rob dan banjir menjadi sebuah target yang wajib untuk dicapai guna mempertahankan predikat sebagai kota tangguh.Dalam kegiatan International Conference on Indonesian Social & Political Enquiries (ICISPE) 2018 yang digelar oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Undip di Hotel Grand Candi baru-baru ini, Walikota Semarang yang juga akrab disapa Hendi tersebut memaparkan sebuah data yang menunjukkan penanganan rob dan banjir di Kota Semarang sudah berjalan.Dalam paparannya disebutkan bahwa wilayah rawan banjir di Kota Semarang telah berkurang, yang semula pada tahun 2011 sebesar 41,02 persen dari wilayah Kota Semarang, berkurang menjadi sebesar 21,4 persen pada tahun 2017.”Sejak tahun 2013 kami berusaha keras untuk menangani permasalahan banjir di wilayah Kota Semarang bagian tengah, salah satu buktinya adalah kawasan Kota Lama Semarang yang kini sudah tidak lagi menjadi langganan rob dan banjir,” jelas Walikota Hendi.”Hari ini setelah wilayah tengah tertangani, fokus kami bergeser ke Semarang bagian timur, mulai merevitalisasi lima sungai yang ada di sana, juga termasuk revitalisasi Banjir Kanal Timur, dan pembangunan tanggul laut yang akan segera berjalan,” tambahnya.

Komentar

VIDEO TERKINI