Truk Fuso Hajar 1 Rumah dan 2 Ruko Ambrol, Begini Kondisinya

Oktober 20, 2018
Belum ada gambar

KUDUS, RAKYATJATENG – Satu rumah dan dua ruko di depan Pasar Bareng dihajar truk fuso bernomor polisi (nopol) D 9809 AG kemarin. Kecelakaan di Jalan Raya Kudus-Pati ini, mengakibatkan satu rumah dan dua ruko sebagian tembok depannya ambrol karena dihantam bodi truk.Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 03.30 itu. Kerugian materi belum diketahui pasti. Namun sementara ditaksir mencapai puluhan juta.Selain ambrolnya bangunan, jaringan listrik di sekitar lokasi juga terputus. Kerusakan parah juga dialami truk fuso berwarna hijau itu.Salah satu saksi, Andi, warga Desa Bulungcangkring, Jekulo, menceritakan kronologi kejadian kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 03.30 itu. Saat itu, dirinya sedang berada di pintu Pasar Bareng, tiba-tiba mendengar hantaman keras.”Saya dengar suara keras sekali saat mau bongkar muatan sayur di Pasar Bareng. Saya kemudian mendatangi sumber suara. Ternyata truk yang sempat saya salip nabrak,” jelasnya.Dalam keterangannya, truk melintas dari arah barat ke timur. Sebelum terjadi kecelakaan, ia mengaku berada di belakang truk fuso tersebut. Tepatnya di Perempatan Krawang atau sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.Saat dicek, ternyata truk itu menabrak bangunan kantor BRI bagian depan. Dengan posisi kepala truk agak guling dan bak truk miring. Tembok dan pintu kantor BRI bagian depan ambrol. Sebagian besar muatan batubara tumpah ke permukaan jalan dan bercecer di depan bangunan.”Saya lihat sopirnya bisa keluar dari truk. Kata sopir, dia ngantuk. Kernet dan sopir selamat,” ujarnya.Sopir diketahui bernama Asep Amin, warga Sumedan, Jawa Barat, dan kernet bernama Dede Saifudin, warga Dusun Rencanamukti, Kecamatan Sumedang Utara, Sumedang.Dari pantauan Jawa Pos Radar Kudus di lokasi, hingga pukul 09.30 kemarin, truk nahas itu belum bisa dievakuasi. Sejumlah polisi siaga di lokasi. Mereka mengamankan lokasi dan mengatur arus lalu lintas.Satu alat berat diturunkan untuk memindahkan muatan batubara yang tumpah di jalan ke bak truk pengganti. Banyaknya muatan yang tercecer memakan waktu lama.Setelah mengevakusai muatan, alat berat tersebut juga digunakan untuk membantu proses evakuasi truk. Saat evakuasi berlangsung, terjadi kemacetan panjang di ruas jalan sebelah utara. Terlihat kendaraan mengular hingga sejauh 2 km.Kanit Laka Satlantas Polres Kudus Iptu Ngatmin, mengatakan, dari data yang dihimpun polisi, kecelakaan terjadi karena faktor kelalaian sopir. ”Laka lantas (kecelakan lalu lintas) karena human error. Sekitar jam 03.30 sopir ngantuk, sehingga terjadi kecelakaan. Saat ini (kemarin, Red) sopir dan kernet telah diamankan untuk dimintai keterangan,” katanya.Dalam keterangannya, truk tersebut semula melaju kencang dari arah barat menuju timur. Namun, sesampainya di Pasar Bareng sekitar pukul 03.30, truk tiba-tiba oleng ke kanan hingga menghantam bangunan.”Setelah perjalanan 12 jam dari Cirebon, sekitar pukul 03.30 supir ngantuk. Lalu truk oleng dan menabarak bangunan,” jelasnya saat ditemui di lokasi kejadian kemarin.Ngatmin menyebut, truk bermuatan batu bara itu hendak menuju Kabupaten Pati. Saat dievakuasi, petugas sedikit mengalami kendala. Lantaran roda as bagian belakang truk patah. Sehingga menyulitkan untuk ditarik dengan alat berat.Untuk mengatasi kemacetan yang terjadi, polisi memberlakukan sistem buka tutup untuk mengatur arus lalu lintas. Pihaknya juga telah mengarahkan kendaraan ke beberapa alternatif jalan. (ks/daf/lin/top/JPR/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI