Dandim Semarang: Babinsa harus Paham soal Media

Oktober 19, 2018

SEMARANG, RAKYATJATENG – Serbuan media sosial (medsos) begitu masif. Hal ini sebagai pengaruh dari perkembangan teknologi dan informasi. Karena itu, para Babinsa Kodim 0733 BS/Semarang pun harus melek dan paham soal media.Demikian ditekankan oleh Dandim 0733 BS/Semarang Kolonel Inf M Taufiq Zega pada aparat Babinsanya saat membuka Sosialisasi Serbuan Media Sosial dan Pembekalan Ilmu Jurnalistik yang digelar di Markas Kodim 0733 BS/Semarang, Kamis (18/10/2018).Menurut Dandim, bahwa dalam perjalanan perkembangan teknologi informasi manusia dituntut menyesuaikan perkembangan jaman bila tidak mau hidup dalam ketertinggalan.Meski demikian sebuah perkembangan tetap ada nilai plus dan minusnya.”Oleh karena itu dalam sosialisasi dan pembekalan ini diharapkan para Babinsa bisa melek medsos, sehingga bisa memanfaatkannya untuk tujuan positif dan mendukung tugas pokok prajurit Babinsa sebagai ujung tombak Komando Kewilayahan,” ungkap Kolonel Inf M Taufiq Zega.Dalam pembekalan jurnalistik kepada Babinsa, Kodim 0733 BS/Semarang menggandeng wartawan untuk memberikan pengetahuan dasar tentang jurnalistik dan dunia kewartawanan.Penyampaian materi dilakukan oleh Chandra AN, Ketua Wartawan Unit Kodam IV Diponegoro.Dalam penyampaian, para Babinsa dikenalkan dengan fungsi jurnalisme dan profesi kewartawanan. Babinsa juga mendapatkan teori dan praktik menulis berita atau menyampaikan informasi melalui media sosial.”Tujuan kami memberikan pembekalan jurnalistik agar para Babinsa menyadari apa fungsi pers atau jurnalis. Selain itu juga kami ajarkan teknis menulis dan mengenali berita itu mengandung HOAX atau fakta,” ungkap Chandra AN.Sersan Satu Bibir Ani Asmoro, anggota Koramil 13 Semarang Selatan mengaku jadi tahu teknik dan kiat menyajikan informasi sesuai kaidah jurnalistik.”Ternyata ada cara dan teorinya. Saya baru tahu ada rumus 5W+1H yang membuat berita itu bisa diyakini kebenarannya,” ujar Bibit Ani Asmoro.

Komentar