Pemkot Semarang Latih Warga dan Kaum Difabel Berkreativitas Usaha

Oktober 18, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan bahwa pembangunan yang dilaksanakannya tidak hanya bersifat fisik atau infrastruktur saja. Pembangunan di bidang non fisik seperti pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi prioritasnya di dalam memimpin Kota Semarang.Salah satunya adalah dukungan yang diberikan Walikota Semarang yang juga akrab disapa Hendi itu kepada warga miskin dan kaum difabel untuk terus berkreativitas.Hal itu disampaikan Walikota Hendi saat membuka pelatihan hard skill bagi warga miskin dan kaum difabel di Kecamatan Tembalang. Dalam kesempatan tersebut, Walikota Hendi memompa semangat warga dan kaum difabel untuk berkreativitas.“Kegiatan seperti ini saya apresiasi sekali karena dapat menempa diri kita di era kompetisi seperti sekarang ini,” ujar Walikota Hendi saat membuka pelatihan.Walikota Hendi bahkan menyampaikan bahwa apa yang dilakukan warga dan kaum difabel di Tembalang ini diharapkan bisa menginspirasi warga yang lain untuk berkreativitas.”Untuk bisa berhasil dalam usaha, kuncinya ada tiga, yaitu tekun, sabar, tidak tergesa-gesa ingin menjadi kaya,” lanjutnya.Pihaknya pun akan selalu memfasilitasi warga dan juga kaum difabel dalam berkreativitas. Dukungan Walikota Semarang ini merupakan wujud dari komitmen Pemerintah Kota Semarang untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat.Melalui dinas-dinas terkait, Walikota Hendi pun siap memasarkan produk-produk yang dihasilkan oleh warga dan kaum difabel agar semakin dikenal dan dilirik pasar.“Karena sekarang ini jamannya serba online. Orang-orang yang sukses di startup bisnis tidak terlihat kantornya di mana atau produksinya di mana. Yang diperhatikan orang atau pembeli ada dua hal. Yang pertama bagus atau tidaknya kondisi barang yang diproduksi dan pengerjaan barang produksinya bagaimana serta harga sebuah produk yang dijual mahal atau tidaknya,” terangnya.

Komentar

VIDEO TERKINI