Ziarah ke Makam KRMT Wongsonegoro di Sukoharjo, Ini Pesan Walikota Semarang

Oktober 4, 2018

SEMARANG, RAKYATJATENG – Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengajak warga Kota Semarang untuk mengenang jasa-jasa perjuangan dan pengorbanan pejuang Kota Semarang terdahulu, khususnya KRMT Wongsonegoro.Tak hanya sekadar mengenang, namun juga menekankan pentingnya meneladani jasa-jasa Gubernur Jateng pertama setelah kemerdekaan tersebut untuk Kota Semarang.Hal ini disampaikan Walikota Semarang yang juga akrab disapa Hendi itu saat berziarah ke makam KRMT Wongsonegoro, di Desa Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (4/10).“Di dalam momentum ziarah ini terdapat makna penting, yaitu makna semangat perjuangan dan berkorban yang dilakukan oleh para pelaku perjuangan waktu itu supaya bisa menjadi sebuah momentum buat kita sekaligus. Kita meniru apa yang baik yang sudah pernah dilakukan pahlawan dalam memerdekakan bangsa kita khususnya Kota Semarang,” katanya.Walikota Hendi memang secara khusus menyempatkan diri berziarah ke makam Wongsonegoro menjelang peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang, yang diperingati setiap tanggal 14 Oktober.KRMT Wongsonegoro sendiri berperan penting untuk menginisiasi perjuangan antara pemuda Semarang dan Jepang saat itu. Wongsonegoro berhasil melakukan perundingan dengan penjajah Jepang kala itu untuk menghentikan peperangan agar tidak menimbulkan semakin banyak korban.Walikota Hendi mengungkapkan, bahwa berjuang untuk bangsa dan negara tidak hanya dari sisi materi saja tapi harus all out dikeluarkan dari dalam hati, jiwa dan raga sehingga akan timbul penghayatan terhadap makna kemerdekaan Bangsa Indonesia.“Berjuang untuk bangsa negara tidak hanya dilihat dari sisi materi saja, tapi benar-benar jiwa dan raga untuk sebuah maksud memerdekakan bangsa kita,” ujarnya.Ia pun berpesan kepada para pimpinan perangkat daerah untuk bisa meniru perjuangan yang telah dilakukan pejuang-pejuang selama ini sesuai dengan peran dan kapasitasnya sebagai warga negara.

Komentar