ACT Jateng dan MRI Turunkan Tim Relawan ke Sulteng

Oktober 2, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Belum kering air mata menyaksikan duka lara di Lombok, ujian untuk negeri ini kembali datang ketika Sulawesi Tengah tepatnya Kota Donggala dan Palu digunjang gempa bermagnetudo 7.7 skala richter pada Jumat (28/9).Guncangan hebat itu menyebabkan tsunami hingga ketinggian 4 meter dan menimbulkan kerusakan hebat serta menelan ribuan korban jiwa.Merespon musibah yang menimpa Donggala dan Palu, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Regional Jawa Tengah bersama dengan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) bersigap memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.Selain menggalang kepedulian dari masyarakat, ACT Jateng akan turun tangan langsung memberikan bantuan terbaik untuk kemanusiaan. Turun tangan langsung itu pun berarti mengirimkan tim relawan di lokasi bencana.Hari ini, Selasa (2/10) ACT Jateng memberangkatkan 9 orang relawan menuju Donggala-Palu. Acara pelepasan relawan bertempat di halaman Masjid Jami’ Jatisari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang.Sembilan relawan yang akan bertugas di Donggala dan Palu tersebut terdiri dari 7 orang ahli di bidang rescue dan 2 lainnya di bidang medis.Kepala Cabang ACT Jateng, Sri Suroto menyebutkan bahwa, relawan-relawan tersebut akan bertugas untuk dua minggu ke depan.“Pada fase ini, kita menyebutnya fase emergency, dimana fokus yang akan kita lakukan di lokasi bencana adalah pencarian korban yang masih belum ditemukan. Kemudian memberikan bantuan medis dan mendirikan posko kemanusiaan,” katanya.”Ini bencana yang harus ditangani dengan serius, informasi terakhir korban jiwa akibat gempa dan tsumani sudah lebih dari 1.200 orang, sementara 540 orang mengalami luka berat yang harus segera tertangani,” lanjutnya.Suroto menambahkan, bahwa seluruh relawan akan berangkat dari Bandara Ahmad Yani, Semarang menuju Bandara Sultan Hasanudin.

Komentar

VIDEO TERKINI