Peternak Ayam di Jateng Rugi Rp 12 Miliar/Hari

September 27, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Anjloknya harga ayam membuat peternak di wilayah Jawa Tengah (Jateng) mengalami kerugian. Berdasarkan data Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Jateng, kerugian yang dialami para peternak mencapai Rp 12 miliar setiap hari.Ketua Pinsar Jateng Parjuni mengatakan, selama ini para peternak di Jateng menghasilkan ayam sebanyak 1,2 juta setiap hari. Sedangkan harga ayam hidup per ekornya jika dibandingkan dengan saat Lebaran lalu mengalami penurunan sebesar Rp 10.000. “Dengan perhitungan itu, kami para peternak mengalami kerugian yang sangat besar,” ujar Parjuni kepada JawaPos.com, Kamis (27/9).Untuk itu, Pinsar Jateng berharap kepada pemerintah untuk segera turun tangan mengatasi anjloknya harga ayam. Sebab jika kondisi ini tidak segera ditangani, para peternak akan mengalami kerugian yang semakin besar lagi.Parjuni menambahkan, selama ini para peternak sudah mengikuti setiap instruksi dari pemerintah. Terutama saat terjadinya kenaikan harga ayam usai Lebaran lalu.”Dulu pas harga naik, kami didesak untuk segera menurunkannya. Sekarang pas harganya turun, pemerintah tidak melakukan apa-apa. Makanya kami minta pemerintah jangan lepas tanggung jawab,” tegasnya.Untuk menyampaikan keinginan para peternak, Pinsar Jateng juga mengadakan pembagian ayam gratis kepada warga. Kegiatan itu dilakukan untuk melihat respons dari pemerintah terkait tuntutan para peternak. “Kami melihat respons pemerintah dulu. Kalau tidak direspons, kami akan lakukan aksi ini (bagi-bagi ayam gratis) lagi,” ucapnya. (apl/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI