PBNU: Masjid Jangan Dijadikan Tempat Kampanye

September 27, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar kegiatan Pelatihan Kader Penggerak NU Muharrik Masjid dan Dakwah di Gedung Diklat BKK, Jalan Supriyadi Semarang.Pelatihan yang digelar selama tiga hari, 26-28 September 2018 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari Wakil Ketua Bidang Masjid dan Dakwah, Ketua LTM, Ketua LD, Muslimat serta Pengurus Lembaga Takmir Masjid dan Lembaga Dakwah Cabang NU se-Jateng.Ketua PBNU Bidang Dakwah dan Takmir Masjid, KH Abdul Manan A Ghani mengatakan, kegiatan kaderisasi Takmir Masjid dan Dakwah ini merupakan kegiatan rutin yang digelar di berbagai kabupaten dan wilayah di seluruh Indonesia.”Ada pemilihan kepala daerah atau tidak, konsolidasi seperti ini terus berjalan sejak 5 tahun lalu,” ujar KH Abdul Manan usai membuka Pelatihan Kader Penggerak NU Muharrik Masjid dan Dakwah itu, Rabu (26/9).Menurutnya, yang perlu dan harus diwaspadai saat musim pemilihan kepala daerah adalah banyaknya berita bohong atau hoax. Maka setiap berita harus dikroscek kebenarannya.”Salah satu peran Khatib di masjid adalah menyampaikan pesan dakwah dan bagaimana melarang berita-berita yang tidak baik. Seorang muslim harus menyelamatkan muslim lainnya dari bahaya lisan, tangannya, jari-jarinya dan tulisannya,” ungkapnya.Dijelaskan, bahwa pengurus NU juga mengharuskan kroscek terhadap setiap berita yang ada. “Supaya warga NU jangan gampang terbakar, karena tujuan berita hoax hanya akan mengadu domba satu sama lainnya. Bukankah kita ingin Indonesia menjadi negara yang aman,” jelasnya.Pada kesempatan itu pihaknya juga menghimbau agar Masjid jangan dijadikan tempat kampanye, karena Masjid merupakan tempat perdamaian. “Jangan sampai Masjid dijadikan tempat penyampaian yang tidak baik,” tandasnya.Dalam kegiatan yang mengangkat tema “Wawasan Kebangsaan dan Keberagaman: Peranan Tamir Masjid dan Khatib dalam Rangka Menangkal Hoax dan Isu Sara Tahun Politik 2019” itu dibacakan pula Ikrar Pengurus Lembaga Takmir Masjid dan Lembaga Dakwah Cabang NU se-Jateng.

Komentar

VIDEO TERKINI