BLU Trans Semarang Sidak, Temukan 2 Bus Tidak Lolos Uji Emisi

September 27, 2018

SEMARANG, RAKYATJATENG – Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) uji emisi gas buang Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang.Dari hasil pemeriksaan, didapati dua dari puluhan BRT Trans Semarang tidak lolos uji emisi sehingga terpaksa diberhentikan operasionalnya.Uji emisi dilakukan di sekitar Shelter Semarang Hebat Simpang Lima terhadap armada BRT Trans Semarang dari berbagai koridor, sekaligus pengecekan ban dan kelengkapan surat jalan beserta pengemudi.”Dua tidak lolos emisi, kita perpalkan (berhentikan operasional) untuk diperbaiki permesinannya,” kata Kepala BLU Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan, Kamis (27/9).Hal itu sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomer 5 Tahun 2006 yang menyatakan, bahwa kendaraan di bawah tahun 2010 batas kepekatan asapnya maksimal hanya 70 persen. Sedangkan di atas tahun 2010 maksimal 50 persen.Selain bus tidak lolos uji emisi, sebanyak lima bus juga didapati bannya sudah dalam kondisi halus. Namun masih dalam ambang batas kelaiakan, sehingga hanya diberikan catatan kepada operatornya untuk segera diganti baru.”Juga ada tiga bus yang LED trayeknya tidak menyala sempurna, kita juga berikan catatan ke operator untuk diperbaiki. Selain uji emisi, dalam kegiatan ini juga dicek kelengkapan dokumen,” ujarnya.Ditambahkan, pihaknya juga terpaksa memberikan sanksi tilang kepada salah satu driver BRT Trans Semarang karena tidak memakai seatbelt. Sanksi tilang ini dilakukan oleh pihak Kepolisian. (sen/yon)

Komentar