IZI Jateng dan YBM PT PLN Gelar Pengobatan Gratis, Ini Sasarannya

September 26, 2018

 SEMARANG, RAKYATJATENG – Untuk mendekatkan kesehatan ke masyarakat yang benar-benar membutuhkan, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jateng bersama YBM PT PLN (Persero) Distribusi Jateng-DIY menggelar kegiatan pengobatan gratis di Kelurahan Kemijen, Semarang Timur, Selasa (25/9).Pengobatan gratis ini merupakan rangkaian dari program layanan kesehatan keliling. Dipusatkan di Masjid Baitul Huda Jalan Cilosari Dalam VI, segenap tim medis yang terdiri dari dokter, perawat dan apoteker berhasil melayani ratusan pasien.Adapun bentuk pelayanan yang dilakukan adalah konsultasi dokter, tensi, pemberian obat secara gratis dan cek lab sederhana, meliputi gula darah, kolesterol dan asam urat. Bertindak sebagai tim medis, IZI Jateng bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.Ketua Divisi Pendayagunaan IZI Jateng‎, Rafngi Mufidah‎ menjelaskan, layanan kesehatan keliling itu diberikan untuk masyarakat yang membutuhkan. “Wilayah ini termasuk padat penduduk dan jauh dari pelayanan kesehatan. Makanya kali ini kami memberikan pelayanan kesehatan keliling di sini,” ujar dia.Dikatakan, layanan kesehatan yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB itu diikuti minimal sebanyak 150 pasien. Jumlah itu terdiri dari 100 pasien umum dan sekitar 50 pasien lainnya balita.Setelah melakukan pemeriksaan kesehatan, hasilnya beberapa warga masyarakat mengalami tensi darah dan kolesterol yang tinggi. Kebiasaan mengkonsumsi makanan yang keliru, dinilai menjadi penyebab banyak warga yang mengalami kondisi tersebut.Usai berkonsultasi dengan dokter, salah satu warga RW 6 Kelurahan Kemijen, Aisyah mengaku sangat senang dan berterima kasih kepada IZI Jateng serta YBM PT PLN (Persero) Distribusi Jateng-DIY yang telah menyelenggarakan pengobatan gratis di kampungnya.”Sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas pengobatan gratis yang diadakan di sini dan berharap program ini bisa berkelanjutan. Kegiatan ini sangat membantu kami sebagai masyarakat yang kurang mampu,” ungkapnya. (sen/yon)

Komentar