Minimarket Kembali Dirampok di Semarang, Diduga Pelaku Sama, Gunakan Pistol dan Mengendarai Mobil

September 25, 2018
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, SEMARANG – Sebuah minimarket yang berlokasi di Jalan Pantura, Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, disatroni kawanan perampok bersenjata, Selasa (25/9) dini hari. Pelaku diduga merupakan gerombolan yang sama dengan kelompok penggasak uang puluhan juta rupiah di minimarket yang berada di Ngaliyan, Kota Semarang.Kapolsek Tugu Kompol Davis B. Siswara mengatakan, aksi koboi perampokan di minimarket tersebut berlangsung sekitar pukul 04.00 WIB. Atau beberapa menit usai kejadian perampokan di minimarket yang berlokasi di Jalan Walisongo RT 01/07 Kelurahan Wonosari, Ngaliyan, Kota Semarang.Deskripsi pelakunya, hampir sama dengan kawanan perampok minimarket Ngaliyan. “Informasi dari saksi, pelaku empat orang, dan menggunakan mobil warna silver,” terang Kapolsek saat dijumpai di Mapolrestabes Semarang, Selasa (25/9) sore.Tak hanya itu, modus yang digunakan para penjahat berpenutup wajah ini pun sama. Dimana para pelaku awalnya memarkirkan mobilnya menghadap ke jalan raya. Lalu tiga orang diantaranya masuk dan menodongkan senjata api ke arah karyawan toko.”Pelaku meninggalkan lokasi dengan terlebih dahulu mengikat pegawai toko dengan tali rafia yang ada di toko. Untuk kerugian sekitar Rp 16 juta,” sambungnya.Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan jajaran Polrestabes Semarang dan Polda Jawa Tengah terkait hal ini. Lantaran, dengan adanya kasus ini, total ada empat peristiwa perampokan minimarket yang terjadi di Kota Lunpia selama kurang dari dua minggu.Kasus yang pertama pada bulan ini menimpa minimarket yang berada di Jalan Setiabudi, Ngesrep, Banyumanik, Semarang, Jumat (14/9) dengan total nilai kerugian Rp 23 juta. Empat hari kemudian, giliran minimarket di Ngesrep yang tak cuma uang, bahkan rokok jualan juga digasak pelaku.Lalu, sekitar pukul 03.00 WIB tadi pagi, di mana minimarket Jalan Walisongo, Ngaliyan menjadi korbannya. Total uang digasak dari brankas kira-kira berjumlah Rp 25 juta. “Kami sudah patroli 24 jam, ya itu kelengahan kami. Kami juga sudah berikan imbauan dan nomor telepon Polsek bila ada hal yang mencurigakan,” tandasnya. (gul/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI