Wonogiri Dapat Jatah 430 CPNS, Ini Penjelasannya

September 18, 2018
Belum ada gambar

WONOGIRI, RAKYATJATENG – Seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang ditunggu-tunggu masyarakat akhirnya datang jua. Kali ini, Wonogiri mendapatkan kuota 430 formasi. Pemkab memastikan tidak ada kongkalikong dalam proses seleksi CPNS.Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri Suharno mengatakan, ratusan formasi tersebut terdiri atas bidang kesehatan, pendidikan, dan jabatan fungsional. Hanya saja, sekda belum bisa memaparkan jumlah detail formasi masing-masing bidang.”Jumlahnya nanti saja. Ini baru rapat mengenai hal itu,” katanya, Senin (17/9).Pengumuman pendaftaran dan tahapan seleksi CASN terintegrasi melalui portal nasional http://sscn.bkn.go.id dan tidak ada pendaftaran melalui portal mandiri oleh instansi di daerah. Karena itu, Suharno memastikan proses seleksi bersih dari kecurangan.”Semua sudah diatur melalui sistem oleh pusat,” tegasnya.Pengumuman tahapan seleksi CPNS direncanakan digelar serentak secara nasional 19 September. Untuk proses selanjutnya, pemkab masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat.Sekadar informasi, Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku pelaksana panitia seleksi nasional memastikan alur registrasi tidak lagi melalui laman instansi atau kementerian/lembaga terkait.Nantinya peserta seleksi mendapat lembar bukti pendaftaran dari laman https://sscn.bkn.go.id. Setelah itu, pelamar diinstruksikan segara mendaftar untuk seleksi administrasi pada laman CPNS masing-masing kementerian yang dituju.Selain itu, mulai tahun ini, seluruh pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) hanya dilakukan dengan berbasis computer assisted test (CAT) BKN.Dikutip dari laman menpan.go.id, rekrutmen CPNS 2018 dilakukan melalui dua jalur, yakni formasi umum dan formasi khusus. Berdasarkan Peraturan Menteri PANRB No. 36 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS tahun 2018, formasi khusus terdiri dari lulusan terbaik (cumlaude), penyandang disabilitas, putra-putri Papua dan Papua Barat, diaspora, olahragawan berprestasi internasional, serta tenaga pendidik dan tenaga kesehatan eks tenaga honorer kategori II yang memenuhi persyaratan.

Komentar

VIDEO TERKINI