Ruas Tol Cinere-Serpong-Kunciran-Cengkareng Ditarget Beroperasi 2019

September 17, 2018
Belum ada gambar

JAKARTA, RAKYATJATENG – Konektivitas satu wilayah dengan wilayah lain lewat pengembangan jalan tol terus dikebut. Salah satunya, pembangunan proyek Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road II (JORR II), yaitu Proyek Jalan Tol Cinere-Serpong, Proyek Jalan Tol Serpong-Kunciran dan Proyek Jalan Tol Kunciran-Cengkareng.Direktur Utama PT Cinere Serpong Jaya (PT CSJ), Silvester Aryan Widodo mengungkapkan pembangunan proyek Jalan Tol Serpong-Cinere terus menunjukkan kemajuan. Sampai dengan awal September, pembebasan lahan proyek ini telah mencapai 66,8 persen, sedangkan konstruksinya 40,5 persen.“Terkait pembebasan lahan untuk proses penambahan ROW saat ini sedang diproses BPN Serang-Provinsi Banten,” ujarnya dalam siaran persnya, Minggu (16/9).Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan peninjauan pembangunan tol JORR 2 didampingi Direktur Jenderal Bina Marga Sugiyartanto, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna, Sekretaris BPJT Darda Daraba, serta Kepala Biro Komunikasi dan Info Publik Endra S Atmawidjaja.Jalan Tol Cinere-Serpong memiliki panjang 10,14 km dan ditargetkan beroperasi pada Semester I Tahun 2019. Untuk Seksi I Ruas Serpong Junction-Pamulang/Martadinata Interchange sepanjang 6,5 km dan Seksi II Cinere-Pamulang sepanjang 3,64 km akan diselesaikan bersamaan tersambungnya dengan Jalan Tol Cinere-Jagorawi Seksi 3.Selain Proyek Jalan Tol Cinere-Serpong, Menteri Basuki juga mendapatkan penjelasan terkait dengan progres proyek Jalan Tol Serpong-Kunciran yang dikelola oleh PT Marga Trans Nusantara (PT MTN), kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk.Progres pembebasan lahan untuk Ruas Jalan Tol Kunciran-Serpong, per 13 September 2018, telah mencapai 97,29 persen sedangkan progres konstruksi telah mencapai 66,43 persen.”Saat ini kendala pembebasan lahan ada di Paket 1 yang akan digunakan untuk pembangunan overpass dan jembatan. Ditargetkan pembebasan lahan akan selesai pada bulan September 2018,” ungkap Truly Nawangsasi, Presiden Direktur PT MTN.

Komentar

VIDEO TERKINI