Walikota Hendi Yakin Semarang Bisa Jadi Poros Maritim Indonesia

September 11, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Walikota Semarang Hendrar Prihadi meyakini Kota Semarang bisa menjadi poros maritim Indonesia.Hal itu disampaikan Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut saat menjadi pembicara dalam sebuah kuliah umum di Akademi Teknik Perkapalan (ATP) Veteran, Kota Semarang, Senin (10/9).”Pelabuhan di Semarang ini namanya Tanjung Emas, kalau di Surabaya namanya Tanjung Perak, jadi kalau perolehan medali harusnya kita yang jadi juara 1,” canda Walikota Hendi yang kemudian disambut tawa oleh ratusan pelajar ATP Veteran.”Sejarah menyebutkan bahwa Kota Semarang merupakan daerah pusat perdagangan di Indonesia yang menjadi bagian penting dari aktifitas perdaganan dunia melalui jalur sutra. Sejarah tersebut harus dapat kita bangun kembali,” lanjutnya.Dalam paparannya, Walikot Hendi menjelaskan bahwa untuk menjadi poros maritim di Indonesia, Kota Semarang menghadapi dua tantangan, yaitu terkait penataan infrastruktur dan penambahan nilai pemanfaatan kekayaan laut.Menurutnya,,bila dua hal tersebut mampu diupayakan bersama-sama, maka Kota Semarang akan dapat semakin cepat mewujudkan diri sebagai daerah poros maritim di Indonesia.“Konon Kota Semarang ini adalah daerah wilayah maritim yang hebat, namun kenyataanya hari ini banyak potensi yang belum terbangun baik dari sisi infrasturnya maupun dari pemanfaatan kekayaan laut. Maka juga menjadi tanggung jawab adik-adik sekalian yang bersekolah disini untuk bersama dengan Pemerintah Semarang mengembangkan kemaritimin di Kota Semarang,” ujar Walikota Hendi.Terkait peningkatan infrastruktur, Walikota Semarang yang juga politisi PDI Perjuangan tersebut mengungkapkan jika Pemeritah Kota Semarang pada era kepemimpinannya terus berupaya, salah satunya dalam mengatasi permasalahan rob dan banjir dengan penataan sistem drainase, pembangunan kolam retensi, normalisasi sungai-sungai, hingga penataan pemukiman di kawasan pesisir Tambaklorok, Semarang Utara.

Komentar

VIDEO TERKINI