Walikota Salatiga: Saling Toleransi sangat Dibutuhkan untuk Menjaga Keharmonisan Masyarakat

September 7, 2018
Belum ada gambar

SALATIGA, RAKYATJATENG – Dialog publik dengan tema “Merawat Kebhinekaan Untuk Indonesia Damai dan Sejahtera” digelar di Aula Utama PPTI ‘Al Falah’ Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Salatiga, Kamis (6/9).Dialog dalam rangka Haul ke-3 KH Zoemri RWS di Ponpes Tarbiyatul Islam (PPTI) ‘Al Falah’ ini merupakan kerjasama antara Ponpes Al Falah dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI dan Pemerintah Kota Salatiga.Hadir sebagai pembicara yaitu Wakil Ketua Jaringan Gusdurian Dr KH Abdul Moqsith Ghazali, aktivis sosial Romo Aloysius Budi Purnomo Pr, Staf Khusus Menteri Kominfo Prof Dr Drs Henri Subiakto SH MSi serta Staf Kepresidenan RI Munajat PhD.Dalam sambutannya, Walikota Salatiga Yuliyanto SE MM mengemukakan bahwa makna dari tema dialog tersebut yakni sebagai nilai yang strategis menjelang Pilpres dan Pileg 2019.”Sikap dan perilaku saling menghormati, menghargai, dan toleransi sangat dibutuhkan untuk tetap menjaga kondusivitas dan keharmonisan masyarakat. Baik dalam kehidupan nyata maupun dunia maya,” kata Yuliyanto.Direktur Informasi dan Komunikasi Manusia dan Kebudayaan Kementerian Kominfo RI, Wiryanta menyatakan, merawat kebhinnekaan itu merupakan tugas semua warga negara. Bahwa Indonesia dibangun dari keanekaragaman dan perbedaan, yang mempunyai persamaan niat dalam membentuk negara Indonesia.“Intinya, merawat kebhinnekaan adalah tugas seluruh warga negara dan disini semuanya punya persamaan niat dalam membentuk Negara Indonesia,” katanya.Selain dialog publik yang diikuti ratusan peserta, juga digelar pentas kesenian reog dan pagelaran wayang kulit. Dalang kondang Ki Medhut Soedharsono dipercaya untuk memainkan wayang dengan lakon “Pandawa Binangun”. Dalam acara tersebut juga dimeriahkan oleh bintang tamu Kirun Cs. (sen/yon)

Komentar

VIDEO TERKINI