Kerjasama KPA Jateng, Komunitas Honda Brio Gelar “HBC Journey AIDS Java-Bali 2018”

September 7, 2018

 SEMARANG, RAKYATJATENG – Kejadian komulatif HIV-AIDS di Jateng mulai tahun 1993 hingga Juni 2018 dilaporkan ada sebanyak 23.603 kasus. Sebanyak 13.035 kasus di antaranya HIV, selebihnya 10.568 kasus adalah AIDS. Dari jumlah itu, 1.672 orang meninggal akibat penyakit ini.Tercatat hingga Juni angka HIV-AIDS di Jateng tahun ini mencapai 2.274 kasus. Rinciannya, kasus HIV 1.281 kasus dan AIDS 993 kasus. Sekitar 95 persen risiko penularan melalui hubungan seksual.Menyadari pentingnya keterlibatan masyarakat luas dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS, Honda Brio Community (HBC) Regional Jateng dan DIY bekerjasama dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jateng mengadakan serangkaian kegiatan bertajuk “HBC Journey AIDS Java-Bali 2018″. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada 12-17 September 2018.Ketua HBC Regional Jateng dan DIY, Ryan Kurniawan SE mengatakan, sesuai dengan konsep social responsibility kepada masyarakat, pihaknya ingin membantu melaksanakan dan mendukung program pemerintah terutama dalam bidang HIV-AIDS.”Kami dengan KPA Jateng komitmen sinergi bersama untuk mewujudkan upaya preventif dan promotif dengan melakukan rangkaian kegiatan yang bersifat promotif atau campaign,” katanya, Kamis (6/9).Ia menyebut, Journey HBC Regional Jateng dan DIY membawa misi Stop HIV-AIDS yang dimulai dari Jateng, Jatim, dan berakhir di Bali. Adapun beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan diantaranya melakukan penyuluhan tentang HIV-AIDS di sekolah (SMA/SMK) bersama KPA setempat. Kemudian melakukan rangkaian promosi kesehatan dan penyebaran leaflet.”Tidak lupa juga melakukan bakti sosial berupa bantuan pendidikan anak kepada keluarga ODHA yang tidak mampu. Kami membawa misi stop HIV-AIDS no discrimination, no stigma,” jelasnya.Sementara itu, Sekretaris KPA Jateng, Zaenal Arifin M.Si mengungkapkan, bahwa HIV-AIDS merupakan fenomena yang ada di dunia modern, tidak lepas dengan stigma yang sesuai dengan norma yang kekinian.

Komentar