Walikota Sebut Semarang semakin Hebat karena 4 Pilar, Ini Penjelasannya

Agustus 23, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Hari kedua Idul Adha atau yang lebih dikenal Hari Raya Qurban, tepatnya Kamis (23/8), Pemerintah Kota Semarang melakukan prosesi penyembelihan hewan kurban.Sedikit berbeda dalam Hari Raya Qurban tahun ini adalah adanya 1 ekor hewan kurban berupa kerbau. Selain itu jumlah sapi yang dipotong juga meningkat dibanding tahun lalu.Tahun 2017 lalu, Pemerintah Kota Semarang menyembelih 9 ekor sapi dan 29 kambing. Tahun ini hewan kurban yang terkumpul sebanyak 15 ekor sapi, 25 ekor kambing dan 1 ekor kerbau yang berasal dari OPD di lingkungan Pemerintah Kota Semarang, Kecamatan dan PNS.Saat memberikan sambutan, Walikota Semarang Hendrar Prihadi menyampaikan bahwa Idul Adha merupakan momentum pembelajaran terkait ‘Pengorbanan kolektif’ yang dilakukan bersama-sama untuk menghasilkan manfaat yang besar bagi masyarakat.”Idul Adha harus kita maknai bahwa ini merupakan sebuah pengorbanan kolektif dari semua komponen, mulai dari sapinya berkorban sudah mau dipotong, kita berkorban rezeki kita sisihkan untuk beli sapi, kambing untuk dimanfaatkan bagi yang membutuhkan, tukang jagalnya berqurban dan banyak hal juga yang dilakukan oleh rekan-rekan yang lain dalam aktivitas penyembelihan ini,” katanya.Kaitannya dengan Kota Semarang, Walikota Semarang yang juga akrab disapa Hendi ini menjelaskan lebih lanjut bahwa Kota Semarang yang semakin hari semakin hebat seperti sekarang ini bukan karena kerja pimpinan daerahnya seperti Walikota, Wakil Walikota, Pak Sekda atau pimpinan OPD yang lain.Tetapi semua pihak yang disebut 4 pilar yaitu Pemerintah, Penduduk, Pengusaha, dan Pewarta yang saling berkontribusi sama besarnya untuk membesarkan Kota Semarang.“Nilai positif inilah yang saya tekankan dalam memaknai hari raya qurban ini. Semoga kita semua bisa menjalankan harapan saya ini untuk membesarkan kota tercinta ini,” ujarnya.

Komentar

VIDEO TERKINI