Anoman Obong Ramaikan Visit Plajan 2018, Ini Lokasinya

Agustus 20, 2018
Belum ada gambar

JEPARA, RAKYATJATENG – Agenda tahunan Visit Plajan 2018 kembali digelar. Kali ini berlangsung selama dua hari (18-19/8) dengan diramaikan berbagai kegiatan. Salah satunya kirab budaya yang berlangsung siang kemarin.Kirab budaya itu menampilkan kreasi dari masing-masing RT di Desa Plajan Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara. Total ada 43 kelompok peserta yang tampil.Beragam tema diangkat dalam kirab tersebut. Mulai pertanian, transportasi, toleransi beragama, sejarah hingga kesenian lokal.Selama ini Desa Plajan dikenal dengan kerukunan umat beragamanya. Di sana ada beragam umat antara lain Islam, Kristen dan Hindu yang hidup berdampingan. Tak heran salah satu kelompok peserta mengangkat hal itu dalam kirab budaya.Ada juga kelompok peserta yang menampilkan tradisi manganan di desa tersebut. Kelompok itu juga membuat replika Cagar Budaya Punden Bale Romo Desa Plajan yang biasanya menjadi lokasi tradisi manganan. Ada juga kelompok yang menggotong replika tokoh wayang ketek putih yang dikelilingi pasukan merah putih.Petinggi Desa Plajan, Priyatin mengatakan, pada Visit Plajan 2018 ini ada berbagai agenda yang digelar. Kegiatan Visit Plajan keempat ini dibuka Sabtu (18/8) lalu.Ada berbagai agenda untuk meramaikan Visit Plajan 2018. Mulai dari lomba kicau burung, parade tongtek, senam ibu-ibu PKK, kirab budaya dan puncaknya ditutup dengan hiburan rakyat di Lapangan Desa Plajan.Priyatin melanjutkan, Visit Plajan tahun ini juga akan dirangkaikan dengan sedekah bumi dan gelar budaya yang dijadwalkan berlangsung hari ini. Pelaksanaannya di lokasi Cagar Budaya Punden Bale Romo Desa Plajan. ”Akan ada gelaran wayang kulit sehari semalam juga,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.Melalui Visit Plajan 2018 ini, Priyatin berharap bisa meningkatkan kunjungan wisatawan di Desa Plajan. ”Kunjungan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Terakhir saat libur Lebaran mencapai 45 ribu pengunjung,” ungkapnya.Ke depan dia berharap gelaran Visit Plajan bisa makin kreatif. ”Baik kegiatan maupun gelar budayanya,” tuturnya.Sementara itu, Ketua Panitia Visit Plajan 2018 Rohmat Sugeng mengatakan, kirab budaya ini melibatkan nyaris seluruh lapisan masyarakat di Desa Plajan. Panitia juga memberikan penilaian pada tiap kelompok. ”Kami lombakan dan kami beri hadiah sebagai apresiasi bagi peserta,” ujarnya.Sugeng menambahkan, kirab budaya yang dimulai dari pertigaan dampak hingga lapangan Desa Plajan ini disambut antusias warga. ”Warga sangat antusias. Baik yang menjadi peserta maupun penonton. Terbukti selama kirab budaya berlangsung mereka memenuhi sepanjang jalan yang menjadi rute kirab budaya,” imbuhnya. (ks/emy/him/top/JPR)

Komentar

VIDEO TERKINI