4 Terdakwa Kasus Suap Bupati Purbalingga Dikenakan Pasal Berlapis

Agustus 20, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Sidang dakwaan kasus dugaan suap proyek pembangunan Purbalingga Islamic Center tahap II tahun 2018 yang melibatkan Bupati setempat, Tasdi, digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Senin (20/8).Dalam prosesnya, keempat tersangka yang dihadirkan ke meja hijau dikenakan pasal berlapis.Keempat tersangka yang kini duduk sebagai terdakwa itu antara lain, Kepala Bagian Unit Lelang Pengadaan (ULP) Kabupaten Purbalingga Hadi Iswanto dan tiga rekanan yakni Hamdani Kosen, Librata Nababan dan Ardirawinata Nababan. Ketiganya dari pihak swasta yang dikatakan memberikan hadiah atau janji kepada Bupati Tasdi.Sementara Tasdi yang turut terseret dalam kasus ini belum disidangkan lantaran diketahui masih menjalani penyidikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sidang ini sendiri dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim A. Bayu.Terdakwa pertama, yakni Hadi Iswanto, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK, dijerat Pasal 12 huruf a Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU nomor 20 tahun 2002 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Pasal 11 dalam UU yang sama juga dikenakan kepadanya.”Sedangkan untuk terdakwa Hamdani Kusen, Librata Nababan dan Ardirawinata Nababan dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 Huruf a dan Pasal 13 UU Tipikor,” kata Jaksa KPK, Kresno A. Wibowo, Senin (20/8).Jaksa Kresno membeberkan kronologi kasus korupsi yang terjadi dalam lelang proyek pembangunan Purbalingga Islamic Center Tahap II Tahun 2018 ini. Dimana menurut penuturannya, terdakwa Hamdani Kusen sempat menyatakan kesanggupannya untuk memberikan comitment fee sebesar 2,5 persen dari nilai proyek sebesar Rp 22 miliar agar mendapatkan proyek tersebut.Ia mengatakan, terdakwa Hadi pernah bertemu terdakwa Hamdani di Jakarta guna mendiskusikan besaran fee terkait proyek ini. “Pertemuan pertama, belum disepakati harga. Kemudian Hadi Iswanto meminta uang sebesar Rp 15 juta kepada Hamdani,” kata Kresno.

Komentar

VIDEO TERKINI