Tim Gabungan KPPBC & Satpol PP Klaten Sikat 430 Bungkus Rokok Bodong

Agustus 15, 2018
Belum ada gambar

KLATEN, RAKYATJATENG – Peredaran rokok bodong alias ilegal kian marak di Klaten. Buktinya, tim gabungan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Surakarta dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Klaten berhasil menyita ratusan bungkus rokok bodong. Dari tiga kios di Kecamatan Karangdowo dan Cawas, Klaten, Selasa (14/8).Rokok tersebut dinyatakan ilegal karena beredar tanpa cukai resmi. Setelah diamankan, sebanyak 430 bungkus rokok bodong ini akan dilakukan pemusnahan. Hal ini disampaikan Petugas Seksi Penindakan dan Penyidikan KPPBC Tipe Madya Pabean B Surakarta, Diego.”Sebanyak 430 buskus rokok kami temukan tanpa dilengkapi pita cukai. Dari dua kios di Kecamatan Karangdowo dan satu kios di Cawas. Ketiga pedagang tidak mengetahui jika rokok itu tanpa pita cukai. Kami langsung berikan sosialisasi terlebih dahulu. Jika dalam operasi berikutnya nanti ditemukan lagi, akan kami tindak sesuai aturan yang berlaku,” jelas Diego.Ketiga pedagang ini mengaku rokok bodong ini didapat dari sales yang menitipkannya ke kios. Sayangnya, mereka tidak mengenal siapa sales yang dimaksud. Termasuk asal rokok bodong ini diproduksi.”Rata-rata rokok dijual dengan harga yang cukup murah dari rokok pada umumnya. Per bungkus Rp 4.000-5.000 saja. Tentu harganya jauh lebih murah dari rokok legal yang ebredsar di pasaran selama ini,” jelas Diego.Tim gabungan tidak tinggal diam. Akan diselidiki dari mana rokok bodong diproduksi. Nantinya, semua yang terlibat dalam peredaran rokok ilegal akan dijerat pasal 54 UU Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai. Ancaman pidananya maksimal lima tahun penjara dan denda 10 kali lipat dari nilai cukai yang harus dibayarkan.

Komentar

VIDEO TERKINI