Kalah di Kandang, Mental Pemain PSIS Harus Dibenahi

Agustus 14, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – PSIS Semarang kembali merasakan kekalahan di lanjutan Liga 1 2018. Usai takluk dari Bali United, PSIS kini dipermalukan Bhayangkara FC dengan skor 1-2.Bermain di markasnya, Stadion Moch Soebroto, Magelang, Senin (13/8), gawang PSIS jebol lewat aksi Herman Dzumafao dan Paulo Sergio. Sementara satu gol balasan PSIS diciptakan oleh Hari Nur Yulianto.Usai pertandingan, Vincenzo Alberto Annese menyesali buruknya mental dari skuad Laskar Mahesa Jenar. Pelatih PSIS kebangsaan Italia tersebut berharap hal itu tidak terulang lagi di laga berikutnya.“Tim pelatih ke depan akan memperbaiki mental anak-anak. Kami kehilangan poin. Padahal poin kandang sangat penting untuk bertahan di kompetisi ini,” Vincenzo.Di kesempatan yang sama, ia menyesali buruknya kinerja dua gelandang yakni Bayu Nugroho dan Wahyu Fitriyanto. Menurut Alberto, mereka gagal menjaga keseimbangan dari posisinya di lini tengah.“Wahyu individunya belum menyatu dengan tim, harusnya dia bisa tapi di lapangan tidak bisa. Sedangkan Bayu seharusnya melakukan pressing kepada lawan agar tidak memberikan umpan ke penyerang Bhayangkara, salah satunya Dzumafo,” jelas Alberto.Karena kekalahannya ini, PSIS masih terbenam di zona degradasi. Mereka tidak bergerak dari posisi 17 karena hanya memiliki 20 poin. (dho/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI