Danramil Semarang: Pelajar Harus Teladani Pahlawan, Jauhi Tawuran dan Narkoba

Agustus 6, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Banyaknya kasus tawuran antar pelajar dan kasus narkoba di Indonesia, hal ini jangan terjadi dan ditiru khususnya para pelajar di Kota Semarang.Para pelajar harus mau meneladani para pahlawan kusuma bangsa yang telah berjuang mengorbankan harta, benda, darah dan nyawanya demi bangsa dan negara yang merdeka, berdaulat, adil dan makmur.Hal itu disampaiakan Danramil-13/Semarang Selatan Mayor Inf Rahmatullah saat menjadi inspektur upacara dalam upacara pengibaran bendera di halaman SMAN 11 Semarang, Senin (6/8).Menurutnya, sebagai generasi muda harapan bangsa, para pelajar harus mau dan mampu berfikir cerdas. Tawuran yang sering dilakukan dan terjadi pada ujungnya hanya akan menjadi bencana bagi kebanyakan orang.”Tawuran itu, korbannya bukan hanya siswa yang sedang tawuran, tapi juga orang lain atau masyarakat umum yang tidak tau apa-apa. Mari kita budayakan sikap gotong royong, hormat dan menghormati sesama pelajar, serta bekerjasama dalam kebaikan sesuai dengan kebisaan yang kita miliki. Bukan justru saling mencela, mencaci dan membenci satu sama lain yang dapat menimbulkan kesalahpahaman dan kekisruhan,” kata Danramil.Danramil menambahkan, selain masalah tawuran, yang harus menjadi perhatian bersama adalah peredaran narkoba. Sasaran peredaran narkoba saat ini sudah mengarah kepada anak-anak dan para pelajar. Hal inilah yang menjadi senjata terdasyat untuk menghancurkan bangsa dan negara ini.”Bisa kita bayangkan, bila para pelajar sudah terperangkap di dalamnya dan menjadi pecandu narkoba maka satu generasi akan keropos, dan apabila satu generasi sudah keropos maka bangsa dan negara ini akan mudah dihancurkan,” ujarnya.“Tidak ada sejarahnya pecandu narkoba dapat berprestasi yang dapat membanggakan keluarga, masyarakat dan bangsanya. Oleh karena ini kita harus berani menolak dan katakan tidak terhadap narkoba,” tambahnya.

Komentar

VIDEO TERKINI