Bupati Semarang Tegaskan Agar Pengusaha Beri Jaminan Sosial ke Pekerja

Agustus 2, 2018
Belum ada gambar

UNGARAN, RAKYATJATENG – Bupati Semarang H Mundjirin menegaskan para pengusaha dan pelaku pemberi upah di Kabupaten Semarang untuk memberikan jaminan sosial kepada para pekerja.Caranya dengan mengikutsertakan pekerja itu ke dalam program jaminan sosial yang diampu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.“Para pekerja yang telah terjamin kesehatannya serta kesejahteraannya melalui program jaminan sosial, kedepan akan bekerja dengan tenang. Bahkan, tingkat produktifitas kinerjanya akan meningkat. Selain itu, para pengusaha akan semakin tenang dan senang,” kata Mundjirin dalam forum diskusi yang digelar BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ungaran, di The Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Kamis (2/8).Mundjirin mengatakan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ungaran harus tetap aktif dalam menggelar sosialisasi. Ini dapat memunculkan kesadaran akan pentingnya jaminan sosial tenaga kerja dan akan dapat mengubah citra negatif jaminan sosial yang seolah hanya menjadi beban para pengusaha.Selain itu, dapat juga mendorong non Aparatur Sipil Negara (ASN) ikut serta dalam jaminan sosial tenaga kerja.“Sekarang ini, Pemerintah Kabupaten Semarang telah menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait pemberian jaminan sosial kepada perangkat desa di 208 desa di kabupaten ini. Dari jumlah 208 desa itu, hanya ada delapan desa yang belum terdaftar. Kedepan, semua desa di kabupaten harus masuk,” ujarnya.Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ungaran, Budi Santosa menjelaskan, hingga sekarang ini ada 2.223 badan usaha di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga yang telah mengikutkan pekerjanya dalam program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.Total jumlah tenaga kerja yang telah menjadi peserta ada 169.993, terdiri 142.485 tenaga kerja penerima upah, 14.149 tenaga kerja bukan penerima upah dan 13.359 tenaga kerja jasa konstruksi.

Komentar

VIDEO TERKINI