Walikota Semarang Gagas Lomba Kampung Kreatif, Ini Penjelasannya

Juli 31, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Dalam kurun waktu 2 tahun belakangan ini, tak kurang dari 112 Kampung Tematik telah terinisiasi di Kota Semarang.Mulai dari Kampung Batik, Kampung Jamu, hingga Kampung Kulit Lumpia berdiri sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kampung-kampung Kota Semarang.Hadirnya Kampung Tematik di Kota Semarang juga menjadi penambah daya tarik wisata ibu kota Provinsi Jawa Tengah itu.Walikota Semarang Hendrar Prihadi sebagai inisiator Kampung Tematik mengatakan, jika konsep pembangunan kampung tersebut merupakan respon dari pergeseran aktivitas ekonomi Kota Semarang yang lebih berkonsentrasi pada sektor pariwisata.”Kampung Tematik ini semangatnya adalah pengembangan pariwisata yang dikemas dalam project penanganan wilayah kumuh,” katanya disela-sela saat membuka program Lomba Ekonomi Kreatif Kampung Tematik Kota Semarang Tahun 2018, di Balaikota Semarang, Selasa (31/7).Kali ini, Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut juga menginisiasi lomba kampung kreatif dengan melibatkan seluruh kampung di Kota Semarang, termasuk Kampung Tematik yang telah ada.Project ini pun melibatkan pihak akademisi dengan menggandeng Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan pihak swasta dengan mengajak Pertamina.Melalui program ini masyarakat pada 16 Kecamatan dan 177 Kelurahan di Kota Semarang, diharapkan Walikota Hendi dapat termotivasi untuk memperebutkan predikat sebagai kampung terbaik.Di sisi lain, Walikota Semarang yang juga politisi PDI Perjuangan tersebut juga menegaskan akan menilai kinerja Camat dan Lurah melalui project ini.“Nanti hasil penilaian lomba ini akan menjadi bobot yang cukup besar untuk menilai kinerja Camat dan Lurah pada tahun ini. Saya harap camat dan lurah dapat berperan aktif untuk memotivasi masyarakat dan pihak swasta untuk berkontribusi mengembangkan kampung masing-masing,” tegasnya.

Komentar

VIDEO TERKINI