Kemarau, Warga Jambangan Grobogan Manfaatkan Kubangan Demi Air Bersih

Juli 30, 2018
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, GROBOGAN – Demi mendapatkan air bersih, warga Desa Jambangan, Kecamatan Geyer, memanfaatkan sebuah kubangan berdiameter 50 sentimeter yang berada di tengah sungai. Kubangan itu digali warga desa setempat yang terdampak kekeringan sejak Maret lalu.Air yang mengalir ke kubangan ini, bersumber dari mata air di hutan yang letaknya 2 kilometer dari permukiman warga. Setiap sore warga di daerah tersebut sudah mendatangi kubangan untuk mengambil air.Mereka membawa beberapa alat untuk menampung air, seperti galon air, jeriken, dan beberapa warga masih menggunakan klenthing. Cara mengambil airnya dengan gayung yang terbuat dari batok kelapa.Salah seorang warga yang sedang mengambil air, Mini, warga Dusun Sanggrak mengungkapkan, sudah sejak Maret ia mengambil air di lokasi tersebut. ”Kali pertama saya ambil air dari kubangan ini sekitar Maret lalu. Saat itu sumur-sumur di kampung sudah pada mengering,” katanya.Diungkapkan, jarak rumah dan sungai cukup dekat. Untuk itu, ia kerap mengambil air di kubangan tersebut. ”Nanti kalau kubangan ini sudah kering tidak ada airnya, terpaksa mengambil di Dusun Bugel atau Kuncen yang cukup jauh dari sini,” tambahnya.Hal senada diungkapkan Budi, warga Dusun Jambangan. Ia setiap hari juga mengambil air dari sumber air tersebut, untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga, seperti mencuci, mandi, dan minum ternak. ”Volume airnya sudah mulai mengecil. Nanti kalau sudah tidak keluar airnya bisa jadi membuat kubangan lagi di sepanjang sungai ini,” katanya.Terpisah, Kabid Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan Budi Prihantoro menuturkan, kekringan di Grobogan semakin meluas. Semula terjadi di 11 kecamatan. Kini, bertambah satu kecamatan lagi.

Komentar

VIDEO TERKINI