Tak Berizin, Galian C Akhirnya Disegel Satpol PP

Juli 26, 2018

KUDUS, RAKYATJATENG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kudus kembali melakukan penyegelan galian C ilegal kemarin. Kali ini berlokasi di Dukuh Grobog, Desa Klumpit, Gebog. Pemilik lahan, Nur Wakit, 41, terbukti tak memeliki izin operasi.Kasi Pembinaan, Pengawasan, dan Penyuluhan (Binwasluh) Satpol PP Kabupaten Kudus Sarjono membenarkan hal tersebut. Pemilik lahan dengan luas sekitar 0,5 hektare itu, terbukti melakukan pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kudus No. 16 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Kudus.”Selain memasang Satpol PP line, kami juga menyita satu ekskavator yang digunakan untuk penambangan galian C,” katanya.Ia menyebut, di Kudus hanya ada empat lokasi yang memiliki izin untuk melakukan pertambangan. Masing-masing di Desa Tanjungrejo dan Gondoharum, Kecamatan Jekulo; Desa Rejosari, Kecamatan Dawe; dan Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan.Diakuinya, pihaknya sudah menertibkan pelanggaran serupa di empat lokasi. Dua di antaranya juga berlokasi di Kecamatan Gebog. Dua galian C tersebut ditertibkan pada Mei lalu.”Kami harap tak ada lagi pelanggaran serupa di Kabupaten Kudus. Sebab hal tersebut dapat merusak lingkungan,” ungkapnya.Nur Wakit, pemilik lahan mengaku bersalah. Sesuai permintaan pihak Satpol PP, ia membuat surat pernyataan untuk tidak lagi mengulangi pelanggaran itu. ”Saya berjanji tidak akan melakukan kegiatan usaha pertambangan dan penggalian tanah di luar kawasan pertambangan,” katanya.Iktikad baik tersebut disambut positif Satpol PP. Kemarin, korp penegak perda ini mengembalikan satu unit aki dan kunci ekskavator yang sempat disita. (ks/daf/lin/top/JPR)

Komentar