Polemik Taksi Bandara Ahmad Yani Semarang Berakhir, Disiapkan Dua Zona

Juli 24, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Monopoli taksi di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang berakhir. Ini setelah diizinkannya sejumlah taksi berargometer mengangkut penumpang di bandara megah tersebut sejak Sabtu (21/7) lalu.Bahkan, untuk meminimalisasi aksi premanisme dalam bandara terkait operasional taksi, PT Angkasa Pura I akan segera melakukan seleksi kepada operator taksi non bandara. Seleksi akan dilakukan pada Agustus mendatang.Direktur Pemasaran dan Pelayanan Angkasa Pura, I Devy Suradji, menjelaskan, seleksi operator taksi diperlukan agar dapat dilakukan pendataan seperti kelayakan armada taksi, kecukupan kuota armada, identitas sopir, nomor lambung armada, dan beberapa data lainnya.”Akan ada lelang terbuka, jadi ada beberapa operator, termasuk taksi bandara akan teregister semua,” ujar I Devy Suradji kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (23/7).Ketika semua taksi bandara teregister, lanjut dia, maka kenyamanan dan keamanan pengguna jasa layanan bandara akan dapat terjamin. “Karena keselamatan penumpang tidak hanya saat berada di dalam bandara, tapi saat keluar bandara juga menjadi tanggung jawab kami,” kata Devy.Seleksi operator taksi ini, lanjut dia, akan dilakukan seperti yang sudah berjalan di Bandara Juanda Surabaya, di mana akan dibuat dua zona. Zona taksi ini, lanjutnya, akan mengakomodasi semua penumpang untuk bisa memilih jenis transportasi lanjutan sesuai keinginan dan tujuan mereka. “Sehingga kejadian tidak mengenakkan yang dialami saudari Nathalie tidak terjadi lagi,” kata Devy.”Di Juanda itu project awalnya, dan akan diterapkan di Bandara AP I lainnya, termasuk di Ahmad Yani. Zonasi terdiri atas zona taksi bandara dan zona argometer, termasuk zona rent car. Agar penumpang bebas leluasa memilih sesuai kebutuhan dan tujuan,” ujarnya.Sebenarnya, kata dia, rencana ini sudah ada dalam rencana awal pembangunan Bandara Ahmad Yani yang pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap. Mulai dari operasional, hingga pada tahap kelengkapan fasilitas, seperti area komersil, parkir, termasuk transportasi lanjutan.

Komentar

VIDEO TERKINI