Warga Miskin Jateng Turun 553 Ribu Jiwa

Juli 18, 2018
Belum ada gambar

Padat karya yang menjadi salah satu program nasional memang turut berperan menurunkan angka kemiskinan. Itu merupakan ‘arisan’ pengentasan kemiskinan yang dilakukan oleh pemerintah pusat, provinsi hingga kabupaten/kota.Namun yang lebih penting menurutnya adalah mendorong masyarakat untuk bisa memiliki kemandirian ekonomi. “Padat karya itu hanya salah satu. Ke depan harus ada program yang bisa menolong mereka mandiri secara ekonomi,” ujarnya.Dari data BPS, penurunan angka kemiskinan di Indonesia per Maret 2018 mencapai  9,82 persen. Pada Maret 2017 angka kemiskinan mencapai 26,58 juta jiwa, sedangkan Maret 2018 menjadi 25,95 juta. Artinya angka kemiskinan turun 633.000 jiwa.Dari jumlah tersebut, Jateng menyumbang penurunan terbanyak dengan 300.290 jiwa. Dengan penurunan sebesar itu, prosentase kemiskinan di Jateng juga turun signifikan dari 12,23 persen  ke 11,32 persen.Dibandingkan dua provinsi lain yang berpenduduk gemuk, Jateng paling unggul. Penurunan kemiskinan di Jawa Barat sebesar 158.620 orang. Sedangkan Jawa Timur 72.680 orang. Sedangkan provinsi lain, penurunan kemiskinan hanya berkisar belasan hingga puluhan ribu. Bahkan sejumlah provinsi angka kemiskinannya malah naik seperti Aceh, Riau, Jambi, Lampung, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. (rs/bay/fer/JPR/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI