Pendaftaran Caleg Diprediksi saat Injury Time

Juli 5, 2018
Belum ada gambar

Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono, mengimbau parpol dan pimpinan parpol untuk melaksanakan apa yang menjadi kewajibannya sesuai peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018. Termasuk dalam melakukan seleksi secara terbuka di masing-masing parpol. Dan yang tidak kalah pentingnya, parpol harus memperhatikan larangan bagi mantan napi untuk didaftarkan sebagai bakal calon anggota legislatif.”Ada larangan kepada parpol untuk mencalonkan mantan narapidana koruptor, kejahatan seksual anak, dan bandar narkoba,” tegasnya.Mengenai mantan napi tidak diperbolehkan dicalonkan, KPU Provinsi Jawa Tengah juga menegaskan dalam mekanisme yang dijalankan.Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Joko Purnomo, mengatakan, alur pendaftaran bakal calon dimulai dari pengajuan bakal calon sementara oleh parpol. KPU akan melakukan verifikasi yang kemudian akan disampaikan kalau harus ada perbaikan.Jika tidak ada perbaikan, lanjutnya, KPU akan melakukan koordinasi untuk menyusun Daftar Calon Sementara (DCS) yang kemudian diumumkan di media massa. Hal ini untuk meminta masukan masyarakat dalam waktu seminggu.”Masukkan itu kita jadikan pertimbangan dan koordinasi dengan parpol. Misalnya, setelah kita teliti, kita tidak temukan mantan napi. Ternyata ada masukan masyarakat dan terbukti, bakal calon ini harus diganti,” tandasnya.Sementara itu, rombongan Jawa Pos Radar Semarang yang dipimpin General Manager, Iskandar, dan Pimpinan Redaksi Arif Riyanto, kemarin melakukan silaturrahim dengan Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono. Dalam kesempatan tersebut, Henry menyatakan bahwa KPU Kota Semarang masih melakukan rekapitulasi hasil Pemilihan Gubernur (Pilgub). Hal ini melibatkan berbagai stakeholder agar tepat, akurat dan benar. (sm/cr4/aro/ap/JPR/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI