Kacab BPJS Kesehatan Surakarta Tiba-tiba Jadi Front Office , Ada Apa Ya?

Juli 5, 2018
Belum ada gambar

SUKOHARJO, RAKYATJATENG – Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surakarta, Agus Purwono mendadak menjadi front office di Kantor BPJS Kesehatan Sukoharjo, Rabu (4/7). Agus terlihat ikut melayani peserta JKN-KIS yang datang. Ini dilakukannya dalam rangka menyambut ulang tahun BPJS Kesehatan ke-50.Agus Purwono mengatakan, aksi ini dinamainya exective frontliner. Sebagai wujud komitmen untuk menjaga dan mengoptimalkan mutu pelayanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Karti Indonesia Sehat (JKN-KIS).Diakui Agus, tugas front office (FO) tergolong berat. Sebab mereka harus menghadapi berbagai macam karakter masyarakat. Selain itu, masyarakat yang datang juga membutuhkan pelayanan cepat lantaran berkaitan dengan keluarga mereka yang sakit.”Tidak mudah memang menjadi petugas front office. Dengan begini, kita bisa saling memahami dan berempati,” kata Agus.Ditambahkan Agus, saat ini pertumbuhan peserta JKN-KIS sangat pesat. Dibandingkan negara lain yang menerapkan sistem serupa. Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, program JKN-KIS telah meng-cover hampir 80 persen dari total penduduk Indonesia.Sebagai pembanding, negara yang menjalankan program jaminan kesehatan sejak lama seperti Jerman sekitar 120 tahun baru bisa meng-cover 85 persen populasi penduduknya. Sementara, Austria menjalankan 79 tahun tapi baru meng-cover 99 persen penduduknya. Untuk Jepang membutuhkan waktu 36 tahun dan Belgia 118 tahun untuk meng-cover 100 persen populasi penduduknya.Apalagi saat ini BPJS telah memiliki program baru yang memudahkan masyarakat dalam mengakses sistem. Yakni mobile JKN. Dengan aplikasi tersebut, masyarakat bisa mengubah fasilitas kesehatan mereka tanpa harus ke kantor. Selain itu, ada berbagai konten yang mendukung kegiatan peserta JKN-KIS.”Kami juga sudah bekerja sama dengan 395 FKTP (fasilitas kesehatan tingkat pertama). Terdiri atas 109 puskesmas, 146 dokter praktik perorangan, 100 klinik pratama, serta 40 dokter gigi. Untuk tingkat FKRTL (fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjut), BPJS Kesehatan Cabang Surakarta sudah bermitra dengan 44 rumah sakit dan 3 klinik utama,” papar Agus. (rs/yan/fer/JPR/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI