Sistem Zonasi, Peluang Masuk ke Sekolah Favorit Kecil

Juli 4, 2018
Belum ada gambar

KLATEN, RAKYATJATENG – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di KLaten sudah menggunakan sistem zonasi. Sehingga peluang calon siswa baru untuk mengenyam pendidikan di sekolah favorit tereduksi. Mengingat ada persentase yang harus dijalankan sekolah dalam menerima siswa baru.Syaratnya, siswa yang diterima minimal 50 persen berasal dari zonasi yang ditentukan. Serta 40 persen dari luar zonasi. Sedangkan sisanya yang 10 persen dari kabupaten lainnya.Anna Tristiana, 46, warga Desa Keden, Kecamatan Pedan mengaku optimistis anaknya bisa diterima di SMAN 1 Klaten yang masuk kategori sekolah favorit. Kendati domisilinya tidak masuk dalam zona 1 yang menjadi prioritas penerimaan di SMAN 1 Klaten. Tetapi dia optimistis anaknya dapat diterima dengan memanfaatkan kuota 40 persen dari luar zonasi.SMAN 1 Klaten masuk zona 1. Melingkupi Kecamatan Klaten Selatan, Klaten Tengah, Kebonarum, Klaten Utara, Ngawen, Kalikotes dan Jogonalan. Jika gagal, Anna bakal memasukkan anaknya, Alfieno Farrel Ezra Aji Sampurna, 15, ke SMAN 1 Cawas.”Anak saya dari dulu memang cita-citanya masuk SMAN 1 Klaten. Yang penting daftar dulu. Saya yakin diterima karena nilai rata-rata anak saya 8,65,” jelas Anna kepada Jawa Pos Radar Solo sembari membantu anaknya mengisi pendaftaran secara mandiri, Selasa (3/7).Meski optimistis, Anna menyebut peluang anaknya masuk SMAN 1 Klaten kecil. Dia hanya bisa pasrah dengan sistem zonasi yang berlaku saat ini.Pendaftar lainnya, Fauzan Fadhil Hasan, 15, juga optimistis dapat diterima di SMAN 1 Klaten. Meskipun hanya mendapatkan rata-rata nilai 8 dalam ujian sebelumnya. Dia yakin bisa diterima lantaran domisilinya masuk zona 1. Yakni di Desa Merbung, Kecamatan Klaten Selatan.”Tapi kalau misalnya di SMAN 1 Klaten ini tidak diterima, saya sudah menyiapkan opsi lainnya. Yakni di SMAN 2 Klaten dan SMAN 3 Klaten dengan memilih jurusan IPA,” lanjut siswa lulusan SMPN 4 Klaten ini.

Komentar

VIDEO TERKINI