Terlilit Cinta Segitiga, Pria Ini Nekat Gantung Diri

Juli 3, 2018
Belum ada gambar

MOJOKERTO, RAKYATJATENG – Sangat disayangkan, dewasa ini fenomena gantung diri masih menjadi pilihan sebagian masyarakat dalam menyelesaikan masalah.Jalan pintas itu kemarin dilakukan Kamdani Rudi Hamsah, 26, warga asal Dusun/Desa Kwatu, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Polisi menyebut sopir yang ditemukan dalam kondisi gantung diri di rumah Ansori, di Dusun Ketok, Desa Tunggal Pager, Kecamatan Pungging, karena sedang terlibat masalah asmara.Peristiwa ini kali pertama diketahui Ansori pagi dinihari. Kebetulan, dia yang hendak melaksanakan salat Subuh terkejut begitu melihat korban sudah dalam kondisi tergantung di sisi kamar mandi. ’’Korban meninggal dalam kondisi leher terikat tali plastik dikaitkan blandar,’’ kata Ansori kepada petugas.Dia yang hendak menyalakan pompa air di belakang rumah untuk berwudlu pun mengurungkan niatnya. Ansori yang panik lantas minta tolong tetangga dan melaporkan peristiwa tersebut kepada perangkat desa dan dilanjutkan ke Mapolsek Pungging. ’’Saya tidak tahu, kenapa dia nekat gantung diri. Tapi, sebelumnya dia sempat curhat masalah asmara,’’ terangnya.Peristiwa itu menggegerkan warga setempat. Petugas yang mendapat laporan dengan cepat datang ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kapolsek Pungging, AKP Adam Muhari, menjelaskan, hasil penyelidikan sementara tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau unsur pidana di tubuh korban.’’Dugaan awal, dia nekat gantung diri memang dipicu masalah asmara. Seperti keterangan saksi,’’ katanya.Sebab, sebelum ditemukan tewas, Minggu malam (2/7), bapak dua anak ini sempat curhat kepada Ansori terkait masalah asmara.Kata dia, belakangan korban mengaku sedang menaruh hati terhadap perempuan asal Desa Senduri, Kecamatan Mojosari. Namun, di sisi lain, sebenarnya Rudi masih mencintai istrinya meski sudah satu tahun terakhir ini pisah ranjang karena keretakan rumah tangga.

Komentar

VIDEO TERKINI