Setahun, 7 Perempuan Diamankan karena Jadi Kurir Narkoba di Jateng

Juli 3, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Tujuh perempuan tercatat menjadi kurir narkotika selama setahun belakangan. Jumlah tersebut, didapat usai pengungkapan sejumlah kasus peredaran barang haram oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah (Jateng).Kabid Brantas BNNP Jateng AKBP Suprinarto mengatakan, para kurir perempuan itu tertangkap selama periode tahun 2017-2018. “Mereka berasal dari dalam dan luar negeri,” ujarnya selepas menggelar konferensi pers penangkapan kurir sabu asal Thailand, di Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Semarang, Selasa (3/7).Supri mengatakan, tujuh kurir perempuan itu terlibat beberapa kasus peredaran narkotika dalam jumlah besar. “Termasuk yang (disembunyikan) dalam heels oleh dua perempuan asal Aceh,” sambungnya.Sedangkan sisanya lanjut Supri, adalah dua kurir sabu asal Solo dan dua lagi dari Malaysia. Dan yang terakhir, seorang perempuan Thailand yang mengaku berprofesi sebagai penyanyi. Ia ditangkap pada Minggu (1/7) lalu usai mendarat di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang.Sebelumnya, Kepala BNNP Jateng Brigjen Tri Agus Heru sendiri menyebut, selama tahun 2018 ini, khususnya periode bulan Januari hingga Juli pihaknya berhasil mengamankan total sebanyak 7,5 kilogram sabu atau minimal senilai Rp 11,5 miliar.”Total tersangka 15 orang dari sembilan laporan kasus. Juga telah ditangani dua kasus TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) yang berasal dari bisnis narkotika,” terangnya.Ia menambahkan, khusus kasus peredaran dilihat dari latar belakang tersangka yang beberapa diantaranya merupakan warga negara asing. Bisa dikatakan, Indonesia masih menjadi surga bagi pengedar.”Saya kira sebagai bukti, Indonesia menjadi tujuan penyelundupan yang selain bisa dikirimkan melalui penumpang pesawat, bisa pakai paket pengiriman juga. Itu yang menjadi perhatian kita untuk tingkatkan koordinasi antar instansi terkait,” tandasnya. (gul/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI