Serba-serbi Lebaran 2018: Dibalik Wajah Sangar Prajurit TNI, Ternyata…

Juli 3, 2018

SEMARANG, RAKYATJATENG – Mendengar kata tentara, terbesit di pikiran kita adalah sosok yang sangar, keras atau bahkan killer. Hal ini karena dalam doktrin operasi militer perang (OMP) hanya ada istilah “kill or to be kill” (membunuh atau dibunuh).Namun di balik kesan itu semua, tentara memiliki rasa kemanusiaan dan kelembutan yang tidak kalah dengan masyarakat sipil biasa. Ibarat buah, tentara itu mirip dengan durian, walaupun kulitnya penuh duri yang tajam namun isinya harum, lembut dan nikmat.Kesan-kesan itulah yang dimiliki Tentara Nasional Indonesia (TNI), garang di medan perang tapi lembut dan humanis dalam melaksanakan tugas operasi militer selain perang (OMSP). Oleh karena itu tak heran jika dimanapun bertugas TNI selalu disegani lawan dan dicintai masyarakat. Pantaslah jika saat ini TNI memiliki tingkat kepercayaan teratas diantara instansi lainnya.Hal tersebut disampaikan Kapendam IV/Diponegoro Letkol Arh Zaenudin, S.H., M.Hum saat dikonfirmasi tentang sisi humanis prajurit Kodam IV/Diponegoro pada saat pengamanan arus mudik dan arus balik lebaran tahun 2018 yang baru lalu.Kapendam juga menegaskan bahwa ungkapan-ungkapan tersebut bukanlah isapan jempol belaka. Semua telah terbukti dan tergambar jelas pada saat pengamanan arus mudik lebaran Hari Raya Idul Fitri 1439 H tahun 2018 yang baru lalu.”Sinergitas TNI, Polri dan komponen lainnya langsung menyatu untuk mewujudkan kegiatan mudik lebaran 2018 berjalan lancar dan sukses. Naluri kemanusiaan, rasa iba dan belas kasihan seorang prajurit seketika muncul manakala di sisi kiri kanannya terdapat masyarakat yang perlu bantuan,” kata Zaenudin, Selasa (3/7).Diceriterakan Kapendam, berdasarkan laporan dan temuan di lapangan, apa yang dilakukan anggota TNI dan Polri perlu diacungkan jempol dan menjadi contoh kita semua. Kepedulian dan ketulusan TNI dan Polri dalam melayani dan membantu masyarakat membuktikan bahwa mereka tidak mengenal pamrih apapun dalam tugas. Kenyamanan, keamanan dan keselamatan masyarakat menjadi target mereka.

Komentar