Pamit Beli Makanan Dinihari Tadi, Dua Pemuda Ini Pulang Tak Bernyawa, Begini Ceritanya

Juli 3, 2018

SURABAYA, RAKYATJATENG – Petaka terjadi di perlintasan kereta api (KA) Ngagel, Surabaya, Selasa (3/7) dini hari tadi. Dua orang yang berboncengan naik sepeda motor tewas tertabrak KA Bangunkarta. Semula keduanya pamit untuk membeli makanan.Berdasar informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Penyebabnya diduga karena kelalaian pengendara motor. Dua korban atas nama Fredi Cahyono, 33, warga Wajak, Malang, dan Saelan, 30, warga Babatan, Ponorogo. Keduanya indekos di Jalan Dinoyo Alun-alun.”Menurut keterangan teman-temannya, semalam keduanya pamit keluar untuk beli makan di Pucang,” jelas Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya AKP Antara.Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga meminta keterangan penjaga pintu perlintasan KA bernama Sandi Yulianto.Berdasarkan keterangan saksi dan olah TKP, yang mengendarai motor adalah Fredi. Sedangkan Saelan dibonceng. “Sebelum tiba di perlintasan, motor itu melawan arus dari Timur ke Barat,” tambah Antara.Saat peristiwa terjadi, kondisi arus lalu lintas memang masih sepi. Belum banyak kendaraan yang melintas. Palang pintu perlintasan sebenarnya juga sudah ditutup.Namun Fredi nekad nyelonong menerobos palang pintu tersebut. Dia tidak memperhitungkan jarak kereta api yang sudah dekat. Akibatnya fatal. KA Bangunkarta yang mengarah ke Stasiun Gubeng menghantam motor tersebut.Motor terseret hingga sekitar 100 meter. Tubuh kedua korban terpental. Mereka tewas di lokasi. “Saat ini kami sudah menghubungi keluarga korban. Sementara jenazahnya masih berada di RSUD dr. Soetomo,” ungkap mantan Kanit Lantas Polsek Bubutan tersebut. (did/JPC)

Komentar