Dukung Potensi Kuliner Lokal, Go-Food Festival Tingkatkan Skala Bisnis UMKM Semarang

Juli 3, 2018
Belum ada gambar

Terkait dengan networking, Go-Food Festival hadir untuk menjadi jembatan antara para pelaku UMKM dengan lebih banyak para pecinta makanan selain tentunya pelanggan setia mereka.Go-Food Festival digelar dengan menggunakan konsep food court atau pujasera (pusat jajanan serba ada).”Yang berbeda dari konsep food court pada umumnya, pengusaha tidak perlu menyiapkan dana besar di muka untuk biaya sewa booth dan jasa pelayanan. Kami juga menyiapkan seluruh kebutuhan peralatan masak yang relatif mahal bagi para pebisnis mikro,” ujar Brata.Sementara itu, VP Central Region Go-Jek, Delly Nugraha menambahkan, banyak mitra merchant yang memulai bisnis kuliner hanya dari dapur rumahan dengan peralatan seadanya dan kini sudah berkembang lebih besar dengan hadirnya infrastruktur dari Go-Food.”Rata-rata transaksi mitra merchant meningkat 2,5 kali setelah bergabung dengan Go-food. Ada beberapa kunci penting yang membedakan Go-Food dengan layanan pesan antar makanan lainnya, seperti pilihan merchant dan menu yang beragam serta ketersediaan GO-FOOD di 50 kota di Indonesia,” katanya.”Selain itu, jangkauan Go-Food yang luas memungkinkan masyarakat untuk membeli kuliner pilihannya dari mana saja asalkan tidak lebih dari 25 kilometer. Hal ini yang membuat kami optimis dapat meningkatkan industri kuliner Indonesia,” tambahnya.Terkait pariwisata, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah selalu berusaha melakukan promosi untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Jawa Tengah.Berdasar data yang dikumpulkan dari berbagai sumber, tercatat 38 juta wisatawan yang mengunjungi Jawa Tengah sepanjang tahun 2017, namun hanya 4,6 juta di antaranya yang mengunjungi Kota Semarang dan Kabupaten Semarang.Padahal wilayah ini memiliki potensi kuliner yang unik, bahkan salah satu makanan khas Semarang, Lumpia masuk dalam 30 ikon kuliner nusantara.

Komentar

VIDEO TERKINI