Banyak Mati Suri, Gubernur Ganjar Dorong Revitalisasi KUD

Juli 3, 2018
Belum ada gambar

Untuk itu, Ganjar ingin KUD bisa muncul kembali dan membantu petani dalam mendistribusikan pupuk bersubsidi seperti perannya dulu. Sehingga selain petani bisa mencukupi kebutuhan pupuknya sendiri, mereka juga bisa mendapatkan sisa hasil usaha (SHU) dari penjualan pupuk, dan usaha-usaha lain yang dijalankan KUD.“Saya bayangkan kalau distributor pupuk dipegang kembali oleh KUD dengan pembinaan dan pengawasan, dugaan saya ini (keuntungan) akan bisa masuk ke anggotanya, yaitu petani itu sendiri,” ujarnya.Mantan anggota DPR RI ini pun mendorong kepada KUD untuk mengajukan diri sebagai distributor pupuk bersubsidi dengan cara melengkapi syarat-syarat yang diperlukan. Nantinya pemerintah bisa membantu penyaluran pupuk di tingkat pabrik. Dengan catatan, pupuk bersubsidi yang sudah diterima tidak diselewengkan, jika tidak mau berurusan dengan hukum.“Maka coba ajukan syarat apa yang tidak terpenuhi dilengkapi, sehingga kalau hanya politiknya dari pabrikannya tidak mau ngasih, bisa dibantu. Ning aja diselewengke pupuke, soalnya yang dulu-dulu kita nangkapi terus penyelewengan-penyelewengan semacam itu,” tuturnya.Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah Emma Rahmawati menyampaikan, selain mendorong revitalisasi KUD, pihaknya juga berupaya melakukan pendidikan perkoperasian terhadap pengurus dan anggota. Sebab selama ini banyak koperasi yang tidak melakukan pendidikan perkoperasian. Padahal salah satu dari tujuh prinsip koperasi mencantumkan pendidikan perkoperasian tersebut.“Pada RPJMD lima tahun kedepan kita pertama akan melakukan pendidikan perkoperasian. Rebranding tentang koperasi terutama di sektor riil seperti KUD akan kita dorong dan latih kembali. Kedua, pengetatan pengawasan koperasi jasa keuangan simpan pinjam, jangan sampai mereka melayani nonanggota. Dan terakhir, kami juga mendorong digitalisasi,” tandasnya. (hms)

Komentar

VIDEO TERKINI