Banyak Mati Suri, Gubernur Ganjar Dorong Revitalisasi KUD

Juli 3, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo SH MIP terus mendorong revitalisasi Koperasi Unit Desa (KUD). Pasalnya, saat ini banyak KUD di wilayah Jawa Tengah yang mati suri atau tidak berkembang seperti yang diharapkan, yakni membantu memenuhi kebutuhan petani seperti bibit, pupuk, alsintan, hingga pasca panen.Hal tersebut disampaikan Ganjar saat Mas Ganjar Menyapa (MGM) di Puri Gedeh, Semarang, Selasa (3/7). Menurutnya dari 573 KUD yang ada di Jawa Tengah hanya sekitar seratusan yang masih hidup.“Dulu tahun 1980-an KUD dibuat untuk memenuhi kebutuhan petani akan bibit, pupuk, alsintan, pasca panen dan macam-macam. Dan itu dibangun gedung KUD banyak sekali. Sekarang dari 573 KUD masih ada sekitar seratusan yang tersisa,” katanya, seperti dilansir dari laman resmi Pemprov Jateng.Melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Ganjar pun meminta terus mencari KUD yang masih aktif, untuk selanjutnya dilakukan pembinaan agar koperasi tersebut bisa lebih berkembang dan membantu petani sebagai anggotanya. Dia menilai keberadaan KUD sangat diperlukan dalam memajukan pertanian dan pemberdayaan masyarakat desa. Bahkan, sistem KUD ini sempat ditiru oleh salah satu LSM di Korea Selatan di dalam mengelola pertanian.Ganjar menceritakan saat 2005 lalu mengunjungi Korea Selatan. Di sana dia bertemu dengan LSM Saemaul Undong yang membantu memberikan stimulus desa agar dapat segera melakukan pemulihan pascaperang. Dari stimulus itu kemudian Saemaul Undong masuk pada politik pangan dan pengelolaan pertanian menggunakan sistem koperasi yang ada di Indonesia.“Yang sukses dikasih lagi, yang tidak sukses dibiarkan. Lalu dia mulai masuk pada politik pangan dan pertaniannya digerakkan. Yang saya terkejut pengelolaan pertaniannya menggunakan koperasi mencontoh KUD-nya indonesia. Lha yang dicontoh itu kok innalillahi,” sorotnya.

Komentar

VIDEO TERKINI