Sanksi Pelanggar Parkir di Semarang, Penggembosan dan Kunci Roda Tak Bikin Jera

Juni 30, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang bersama pihak kepolisian terus menggencarkan razia kendaraan yang diparkir sembarangan. Meski seringkali memberikan sanksi berupa penggembosan, penggembokan dan tilang, namun kenyataannya belum membuat masyarakat jera. Pengendara masih ngeyel parkir di kawasan larangan.Seperti yang terlihat dalam razia Jumat (29/6) kemarin. Puluhan kendaraan roda dua digembosi. Petugas juga mengunci roda mobil yang terparkir di daerah larangan. “Sanksi penggembosan dan mengunci roda tetap kita terapkan untuk membuat jera,” tegas Kasi Penataan dan Perizinan Parkir Dishub Kota Semarang, Antonius Hariyanto.Kebanyakan pelanggaran terjadi di Jalan Madukoro dan Pemuda. Untuk mobil yang melanggar, katanya, selain rodanya dikunci juga dilakukan penempelan stiker yang bertuliskan ‘Peringatan! Anda Telah Melanggar Rambu Larangan Parkir Sesuai UU LLAJ No. 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 4 Huruf e dan Perda Kota Semarang No. 1 Tahun 2004 Pasal 6 Ayat 1. Nomor Kendaraan Anda Sudah Kami Catat’.“Kita pasang stiker agar pemilik mobil tahu dan segera mengurus untuk pelepasan roda ban tersebut,” jelasnya.Sementara pelanggaran sepeda motor paling banyak pengendara memarkirkan motornya di atas trotoar. Petugas langsung memberi sanksi penggembosan ban. “Yang namanya trotoar itu gunanya untuk pejalan kaki. Kalau trotoar digunakan untuk parkir sepeda motor, pejalan kaki mau lewat mana,” tambahnya.Sumarto, salah seorang pemilik mobil mengaku tidak tahu kalau mobilnya melanggar rambu lalu lintas karena buru-buru ke kantor. “Jadi tidak tahu kalau melanggar aturan,” katanya saat mengetahui rodanya digembok petugas. (sm/hid/zal/ap/JPR/JPC)

Komentar

VIDEO TERKINI