Real Count KPU Kota Tegal: Dedy-Jumadi dan Habib-Tanty hanya Selisih Nol Koma Persen

Juni 30, 2018
Belum ada gambar

TEGAL, RAKYATJATENG – Meski belum resmi, hasil perhitungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tegal rawan gugatan. Hal itu didasari dari hasil real count KPU Kota Tegal, paslon Dedy-Jumadi ada selisih 0,2 persen dengan Paslon Habib Ali-Tanty.Melihat kondisi tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tegal Agus Widjanarko menyatakan siap menghadapi gugatan hukum terkait hasil Pemilihan Wali kota/Wakil Wali Kota Tegal 2018. Bahkan, lembaganya sudah mengantisipasi adanya gugatan untuk kebutuhan operasional dan sejumlah persiapan dokumen alokasi anggaran senilai Rp400 juta.Dia mengatakan, jika muncul gugatan hukum terkait hasil perhitungan suara Pilwalkot Tegal, pihaknya berencana menunjuk kuasa hukum negara. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi jika ada pihak-pihak yang keberatan atau tidak puas terhadap hasil pilkada.”Seluruh pelaksanaan pilkada, sudah kami lakukan sesuai peraturan yang berlaku dan secara umum berjalan lancar. Tapi, jika ada yang keberatan atau kurang puas terhadap hasil pilkada kami mempersilahkan untuk menempuh jalur hukum sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan,” ungkapnya Jumat (29/6).Diketahui, jumlah penduduk di Kota Tegal mendasari BPS pada 2014 yakni 275,982 jiwa. Berdasarkan Undang-Undang (UU) Pilkada Nomor 8 Tahun 2015 dalam pasal 158 ayat 2 huruf b, bahwa Kabupaten/Kota dengan jumlah penduduk 250 ribu jiwa sampai dengan 500 ribu jiwa, pengajuan perselisihan perolehan suara dilakukan apabila terdapat perbedaan paling banyak sebesar 1,5 persen dari penetapan hasil penghitungan perolehan suara oleh KPU Kabupaten/Kota.Meskipun hasil real count sudah dilakukan, masyarakat Kota Tegal diminta untuk bersabar dalam keputusan siapa pemenang Pilkada di Kota Bahari ini. Sebab, dalam keputusan pemenang Pilkada serentak 27 Juni, harus menunggu rapat pleno.

Komentar

VIDEO TERKINI