Satu TPS Terancam Coblos Ulang, Ini Penyebabnya

Juni 29, 2018
Belum ada gambar

KEDIRI, RAKYATJATENG – Warga Desa Susuhbango, Kecamatan Ringinrejo, bisa jadi bakal melakukan coblosan ulang alias Pemungutan Suara Ulang (PSU). Khususnya yang masuk di TPS 04. Penyebabnya, ada indikasi pelanggaran. Yaitu warga luar DPT yang menyuarakan hak pilih di TPS itu.“Sebenarnya sudah diketahui sebelum penghitungan suara, sekitar pukul 11.30 WIB,” terang Divisi Hukum Panwaslu M. Sulton.Awal kejadian, menurut Sulton, diketahui oleh PPK Ringinrejo. Menurutnya, ada dua warga Kecamatan Balung, Kabupaten Jember yang mendatangi rumah saudaranya di Kediri. Bertepatan dengan pilkada, pasangan suami-istri ini mencoblos di TPS 04. Keduanya adalah Abdul Kholiq dan Rofi’atus Saadah. “Mereka hanya membawa e-ktp bukan A5,” paparnya.Padahal, tambah Sulton, ketentuan sebenarnya adalah pemilih dari luar daerah dinyatakan dalam Daftar Pemilih Pindahan (DPPh). Syaratnya, warga tersebut harus mengurus berkas A5 untuk diberikan pada TPS tempatnya mencoblos. Itu berarti harus ada rekomendasi dari DPT tempat domisili pada TPS yang dituju. Tidak boleh hanya menunjukkan E-KTP saja.Saat ini, Panwas tengah melakukan rapat pleno. Tujuannya untuk memberikan rekomendasi pada KPU. Pemeriksaan terhadap beberapa saksi juga telah dilakukan. “Sudah diperiksa empat saksi dari ketua KPPS, anggota PPS, pengawas TPS, serta saksi salah satu paslon yang tandatangan di C2 tentang keberatan,” ungkapnya.Namun, dua pencoblos itu belum sempat dimintai keterangan. Sebab, keduanya sudah berada di Blitar usai mencoblos. “Besok (hari ini, Red) akan kami periksa saudara mereka yang ada di Ringinrejo,” tuturnya.Apa ada unsur kesengajaan? Sulton belum bisa memberikan kepastian. Pasalnya ia belum memeriksa dua warga Jember ini. Tapi dia juga tak menutup kemungkinan adanya kelalaian atau ketidaktahuan petugas KPPS.

Komentar

VIDEO TERKINI