Kompetisi Pilgub Jateng Belum Usai

Juni 29, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Pasangan calon (paslon) Ganjar Pranowo–Taj Yasin telah dinyatakan unggul sementara dalam hitung cepat (quick count) Pilgub Jateng 2018 oleh sejumlah lembaga survei. Namun kubu pasangan calon (paslon) nomor 1 tersebut masih berkonsentrasi dan menunggu hasil real count atau penghitungan resmi dari KPU Jateng.Anggota Komisi IV DPR RI, Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan jika kubu partai dengan lambang kepala banteng tersebut enggan berbangga hati. Pasalnya belum ada pengumuman resmi atas kemenangan Ganjar-Yasin dari KPU Jateng.“Walaupun hasil berbagai lembaga survei dan hasil real count di DPD PDIP Jawa Tengah, Ganjar-Yasin menang, tapi pertempuran dan kompetisi belum selesai, karena belum ada pengumuman resmi dari KPU,” katanya saat ditemui di Kantor DPD PDIP Jateng, Gedung Panti Marhaen, Kamis (28/6).Dari hasil hitung cepat lembaga survei, diketahui Ganjar-Yasin unggul telak dengan angka rata-rata 58 persen, dan 42 persen untuk Sudirman Said – Ida Fauziyah.Menurut Agustina, setiap kader dan simpatisan yang ada di lapangan harus terus melakukan pengamanan dan pengawasan agar tidak terjadi kecurangan. “Ya walaupun pilihan di tangan rakyat kemarin Ganjar-Yasin menang, suara tetap harus diamankan sampai pengumuman oleh KPU,” ucapnya.Ia mengungkapkan, jika usai Pilgub ini PDIP akan kembali fokus pada Pileg dan Pilpres 2019, yang menjadi sorotan adalah masih rendahnya tingkat partisipasi pemilih. Selain itu, lanjut wanita yang juga menjabat pengurus DPD PDIP Jateng ini, partai harus terus memperkuat mesin politik. “Sekarang ancang-ancangnya ke Pileg dan Pilpres, lumbung suara partai pun harus diperkuat agar tidak dimasuki partai lain, jadi tetap harus waspada,” jelasnya.Terkait dugaan adanya kecurangan dalam kampanye dan pemungutan suara lalu yang akan dibawa pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah ke ranah hukum, Agustina mengaku jika langkah yang diambil tim lawan adalah hak setiap pasangan calon. “Itu hak mereka, kalau ada kecurangan ya bisa dibuktikan, niat kami nggak curang. Karena intrik seperti itu sudah biasa dalam politik,” tegasnya.

Komentar

VIDEO TERKINI