Gunung Agung Semburkan Awan dan Lava Pijar, Warga Pilih Mengungsi

Juni 29, 2018
Belum ada gambar

KARANGASEM, RAKYATJATENG –Kondisi Gunung Agung di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, sejak erupsi tahun lalu terus menampakkan aktivitas yang fluktuatif.Kali ini, sejak Rabu malam (28/6) gunung dengan tinggi 3.142 mdpl itu kembali menunjukkan peningkatan aktivitas.Peningkatan aktivitas terus berlanjut hingga kemarin (29/6) pukul 17.25 dengan semburan awan tebal di ikuti tremor menerus hingga 5 mm.Yang bikin panik, karena kali ini disertai suara gemuruh keras terus menerus yang terdengar radius 15 Km.Dari pantauan live streaming yang disiarkan lewat channel youtube, visualisasi Gunung Agung terlihat menyemburkan api dan cahaya disertai asap tebal kelabu.Bahkan dilaporkan Pos Induk Pasebaya, lava pijar juga meleleh di sekitar bibir kawah. Suara gemuruh yang cukup keras terdengar dari banjar Sogra, Sebudi, Temukus, Besakih dan Desa Ban, Kubu.Beberapa relawan Pesebaya di lingkar Gunung Agung melaporkan kalau suara gemuruh cukup mengerikan. Bahkan suara gemuruh juga terdengar dari Dusun Tukad Sabuh, Duda Utara.Menurut Nyoman Dana, salah seorang warga setempat mengakui mendengar suara gemuruh yang sangat keras.Ketua Pesebaya Agung, I Gede Pawana dengan beberapa anggotanya sempat melakukan pemantauan ke Pura Pasar Agung, kemarin sore. “Kami ke atas untuk mengecek karena ada laporan ada suara gemuruh,” ujarnya.Warga katanya, juga melaporkan adanya semburan api dari kawah lalu berganti cahaya terang yang silih berganti.Saat itu Pawana yang juga Perbekel Duda Timur, Selat sempat melakukanpengecekan ke beberapa Desa zona merah di lereng selatan Gunung Agung.Di antaranya adalah Banjar Sogra, Sebudi yang sudah mulai bergeser. Sementara warga Bukit Galah yang sempat mengungsi di Dusun Tegeh sekarang ini kembali mengungsi.

Komentar

VIDEO TERKINI