Operasional Kereta Lebaran Diperpanjang Hingga 1 Juli

Juni 28, 2018
Belum ada gambar

SEMARANG, RAKYATJATENG – Kegiatan posko angkutan lebaran 2018 di lingkungan PT KAI Daop 4 Semarang sudah berakhir. Posko lebaran yang telah dilaksanakan selama 22 hari sejak tanggal 5 s/d 26 Juni 2018 (H-10 s/d H2+10), dengan melibatkan tenaga keamanan sebanyak 574 personel, baik dari internal PT KAI maupun dari eksternal (BKO TNI dan POLRI), dinilai berjalan aman, sukses dan lancar.Selama masa angkutan Lebaran terdapat 118 perjalanan kereta api penumpang yang beroperasi di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang.Untuk angkutan penumpang, selama 22 hari posko, Daop 4 Semarang sudah melayani 489.061 penumpang atau naik 10% dibanding tahun 2017 sebanyak 444.672 orang.Menurut Manager Humas PT KAI Daop 4  Semarang, Suprapto, puncak arus mudik terjadi pada 16 Juni 2018 atau lebaran ke-2. Saat itu, Daop 4 Semarang kedatangan 29.143 penumpang yang turun dari kereta api di seluruh stasiun. Mereka kebanyakan dari arah Jakarta, Purwokerto, Bandung dan Surabaya.Sedangkan puncak arus balik terjadi 18 Juni 2018 atau 2 hari setelah Lebaran di seluruh stasiun Daop 4 Semarang, dengan penumpang yang naik KA sebanyak 29.697 orang. Sebagian besar penumpang merupakan tujuan Jakarta, Bandung, Surabaya dan Purwokerto.Dia menjelaskan, untuk angkutan motor gratis di wilayah Daop 4 Semarang, jumlah kedatangan motor yang turun sebanyak 2.036 motor, naik 1 % dibanding tahun 2017 sebanyak 2.019 motor. “Untuk pengiriman motor gratis dari Daop 4 Semarang berhasil memberangkatkan 1.980 motor ke arah Jakarta, atau naik sebesar 1% dari tahun 2017 sebanyak 1.962 motor,” kata Suprapto.Menurutnya, peristiwa menonjol selama masa angkutan Lebaran 2018 di wilayah Daop 4 Semarang adalah adanya penumpang KA Kertajaya Lebaran relasi Pasar Senen – Pasar Turi pada 17 Juni 2018, atas nama Nuzulul Hikmah yang melahirkan seorang bayi perempuan dengan sehat dan selamat di atas kereta api. Selanjutnya penumpang tersebut dan bayinya dirawat di RS Panti Wilasa Dr Cipto Semarang selama sehari. Kemudian yang bersangkutan bersama keluarganya melanjutkan perjalanan kereta api ke arah Surabaya dengan menggunakan KA Argo Anggrek pada 18 Juni 2018.

Komentar

VIDEO TERKINI